Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Ulah Oknum Petugas Lapangan Rugikan Nasabah Kopdit Pintu Air, Uang Raib Dari Rekening

kabar-independen.com
IMG 20240517 WA0010
Fransiskus Faikusa (kanan) bersama Ferdy Wadu Ketua Ormas GRIB Jaya NTT.

Dirinya mengaku bingung mengapa saldo yang tertera di buku rekening jumlahnya tidak sesuai dengan jumlah uang yang telah disetornya. Manajemen Kopdit Pintu Air Oesao menolak bertanggungjawab, sebab dua kali terjadi penarikan uang dengan jumlah Rp. 1.000.000 dan Rp. 500.000 sesuai slip penarikan.

Ia mengaku terkejut lantaran merasa tidak pernah sekalipun melakukan penarikan uang dengan jumlah seperti itu.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin produk anda tampil disini? Klik Disini!!!

“Saya heran, sejak jadi nasabah saya tidak pernah tarik uang, tapi mereka bilang ada dua kali penarikan lapangan, nah siapa yang tarik,”kata Fransiskus.

Baca Juga :  Dugaan KDRT Berujung Maut di Oebelo: Istri Sebut Suami 'Banting Diri', Polisi Temukan Luka di Pelipis

Ia mengatakan saat itu Pihak koperasi memberikan dua lembar salinan slip penarikan kepadanya yakni masing-masingnya Rp 1.000.000 dan Rp 500.000. dalam dua slip itu ada tandatangannya. Ia membantah telah menandatangani dua slip penarikan tersebut.

Sementara itu, Manager Kopdit Pintu Air Area Oesao Hendrianus Nana yang dikonfirmasi, Jumat (17/05/2024) di kantornya menjelaskan, bukti yang dipegang oleh Manajemen tercatat terjadi dua transaksi oleh nasabah masing-masing tanggal 12 Januari 2023 Rp. 1.000.000 dan 10 Februari 2023 sebesar Rp. 500.000.

Baca Juga :  Dugaan KDRT Berujung Maut di Oebelo: Istri Sebut Suami 'Banting Diri', Polisi Temukan Luka di Pelipis

Menurut Nana, pihaknya hanya bertanggungjawab untuk transaksi kedua yang terjadi tanggal 10 Februari 2023 sebesar Rp. 500.000 dengan alasan murni kelalaian Olga Rau sebagai petugas lapangan yang bertugas sementara di Kopdit area Oesao.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com

+ Gabung