Korban yang panik kemudian terus dikejar terduga pelaku sampai depan SMPN I Kupang Tengah. Saat mengejar kedua korban, salah satu pelaku memegang BBM serta duduk membelakangi temannya yang mengendarai motor.
“2 pemuda itu cegat saya dengan motor di samping Pertamina Tanah Merah, di situ mereka ambil bensin satu botol Aqua lalu siram. Mereka juga cegat kita di jalan, tapi kita jalan terus ternyata mereka kejar dengan motor, yang satu bawa motor dan satunya balik belakang ke kami sambil mengarahkan botolnya ke arah sambil nyalip tidak mau kasih kami jalan,” cerita Hani.
Korban menambahkan, waktu sampai di depan SMP Negeri 1 Kupang Tengah kedua pelaku berhenti dan salah satunya menyeberang jalan dan mau melempari korban dengan botol berisi BBM. Beruntungnya ada pengendara lain yang lewat sehingga pelaku terhalang tidak jadi melakukan aksinya. Karena aksinya tidak berhasil, pelaku lalu memaki korban.
“Para pelaku terus melakukan aksinya dengan kembali mengejar kami berdua. Mereka tidak kasih kami kesempatan. Kami lari sangat ketakutan. Selain kami, ada juga korban lain yakni satu mobil yang dimintai uang oleh pelaku di depan SDG Tanah Merah. Di lokasi tersebut kedua pelaku diringkus anggota polisi,” ungkap korban.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












