Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Indikasi Korupsi, Masyarakat Adukan Kades Enolanan ke Kejaksaan

kabar-independen.com
IMG 20210906 225737

Dana Rp. 25.000.000 untuk Pengadaan 20 unit tandon untuk 20 Poktan namun kenyataannya diberikan kepada ketua RT bukan kepada Poktan. Dana Rp 12.000.000 untuk Belanja air 60 Tangki dengan harga satuan Rp. 200.000 per Tangki, nyatanya tidak pernah ada pengadaan air tangki.

Dana pengelolaan BUMDes sebesar Rp. 150.000.000 pun tidak jelas hingga hari ini. BUMDes pun tidak dikelola pengurus tapi dikelola oleh istri kepala desa.

Penambahan dana sebesar Rp. 54.940.000 untuk kelanjutan pengembangan jaringan air bersih, kegiatan ini tidak berjalan dan air bersih pun tidak pernah dinikmati masyarakat. Pagar kantor desa dengan dana sebesar Rp. 75.000.000 namun hingga hari ini belum selesai dikerjakan.

Masyarakat merasa telah terjadi dugaan manipulasi pengelolaan Dana Desa untuk kepentingan pribadi serta untuk memperkaya diri, disisi lain masyarakat sedang mengalami kesulitan akibat pandemic covid-19. Masyarakat meminta aparat penegak hukum segera mengusut tuntas dugaan penyelewengan dana desa Enolanan.

Baca Juga :  Polisi Berhasil Amankan Empat Pemuda Fatuleu yang Nekat Blokir Jalan Timor Raya, Video Aksi Viral di Medsos

Sampai berita ini dipublikasi, Kepala Desa Enolanan Leksi A. Namah belum dikonfirmasi terkait pengaduan ini.(Jessy)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com

+ Gabung