<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sapi &#8211; Kabar Independen</title>
	<atom:link href="https://kabar-independen.com/tag/sapi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabar-independen.com</link>
	<description>kritis,tajam &#38; berimbang</description>
	<lastBuildDate>Wed, 09 Apr 2025 07:39:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://kabar-independen.com/wp-content/uploads/2024/05/cropped-512-100x100.png</url>
	<title>Sapi &#8211; Kabar Independen</title>
	<link>https://kabar-independen.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dinas Peternakan Kabupaten Kupang Diduga Kuat Terlibat Gratifikasi dan Mafia Pengiriman Ternak Sapi</title>
		<link>https://kabar-independen.com/daerah/dinas-peternakan-kabupaten-kupang-diduga-kuat-terlibat-gratifikasi-dan-mafia-pengiriman-ternak-sapi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Apr 2025 07:39:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Gratifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Mafia]]></category>
		<category><![CDATA[Sapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=7962</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211; Dinas Peternakan Kabupaten Kupang diduga kuat terlibat gratifikasi serta dugaan terlibat mafia...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/dinas-peternakan-kabupaten-kupang-diduga-kuat-terlibat-gratifikasi-dan-mafia-pengiriman-ternak-sapi/">Dinas Peternakan Kabupaten Kupang Diduga Kuat Terlibat Gratifikasi dan Mafia Pengiriman Ternak Sapi</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oelamasi, KI &#8211;</strong> Dinas Peternakan Kabupaten Kupang diduga kuat terlibat <a href="http://kabar-independen.com/tag/gratifikasi">gratifikasi</a> serta dugaan terlibat mafia pengiriman ternak keluar Provinsi Nusa Tenggara Timur &#8211; NTT.</p>
<p>Menurut sumber yang enggan disebut namanya melalui sambungan telepon, Selasa (08/04) malam mengatakan bahwa dugaan keterlibatan Dinas Peternakan dalam pusaran <a href="http://kabar-independen.com/tag/mafia">mafia</a> serta gratifikasi terlihat jelas.</p>
<p>Sumber mengatakan, praktek ini terindikasi masif terjadi tahun 2024 dan dilanjutkan tahun 2025.</p>
<p>Sumber menyebutkan bahwa pada tahun 2024 terindikasi ada perusahan tertentu yang mengirimkan ternak sapi tanpa memasang <a href="http://kabar-independen.com/tag/eartag">eartag</a> atau penanda nomor sapi.</p>
<p>Khususnya tahun 2025 kata sumber, Dinas Peternakan sengaja melanggar aturan dengan memberlakukan penimbangan sapi oleh para dokter hewan. Kebijakan melanggar aturan ini diberlakukan untuk tujuan mengekang pengusaha, tetapi kemudian bisa berlanjut karena adanya pemberian upeti alias gratifikasi.</p>
<p>&#8220;Praktek curang ini masif terjadi di Dinas Peternakan dan dilakukan oleh oknum tertentu dengan tujuan tertentu pula,&#8221;ujar sumber.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/dinas-peternakan-kabupaten-kupang-diduga-kuat-terlibat-gratifikasi-dan-mafia-pengiriman-ternak-sapi/">Dinas Peternakan Kabupaten Kupang Diduga Kuat Terlibat Gratifikasi dan Mafia Pengiriman Ternak Sapi</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Awal Tahun 2025, HP2SK NTT Telah Berhasil Kirim Ribuan Ekor Sapi ke Kalimantan dan Jakarta</title>
		<link>https://kabar-independen.com/ekonomi/awal-tahun-2025-hp2sk-ntt-telah-berhasil-kirim-ribuan-ekor-sapi-ke-kalimantan-dan-jakarta/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Apr 2025 14:45:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[HP2SK]]></category>
		<category><![CDATA[Kab TTS]]></category>
		<category><![CDATA[Kuota]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Rote Ndao]]></category>
		<category><![CDATA[Sapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=7937</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211; Himpunan Pengusaha Peternak Sapi dan Kerbau (HP2SK) Provinsi Nusa Tenggara Timur pada...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/ekonomi/awal-tahun-2025-hp2sk-ntt-telah-berhasil-kirim-ribuan-ekor-sapi-ke-kalimantan-dan-jakarta/">Awal Tahun 2025, HP2SK NTT Telah Berhasil Kirim Ribuan Ekor Sapi ke Kalimantan dan Jakarta</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oelamasi, KI &#8211;</strong> Himpunan Pengusaha Peternak Sapi dan Kerbau (HP2SK) Provinsi Nusa Tenggara Timur pada awal tahun 2025 ini tercatat telah mengirimkan 7.000 ekor sapi untuk memenuhi permintaan pasar di Kalimantan dan Jakarta serta beberapa wilayah lain di Indonesia.</p>
<p>Ketua Umum <a href="http://kabar-independen.com/tag/hp2k">HP2SK</a> NTT Tono Sufari Sutami melalui sambungan telepon, Jumat (04/04) malam mengatakan, kouta sapi tahun 2025 sangat melimpah terutama dari Kabupaten Timor Tengah Selatan sebanyak 12.000 ekor dan Kabupaten Rote Ndao sebanyak 2.800 ekor.</p>
<p>&#8220;Kuota sudah dikeluarkan untuk dipakai pengiriman sapi jadi saya pikir untuk sementara <a href="http://kabar-independen.com/tag/kuota">kuota</a> sapi cukup banyak, jadi bagaimana bisa dikatakan kuota dibatasi, itu saya kurang yakin katanya kuota tidak ada,&#8221;ungkapnya.</p>
<p>Tono Sufari Sutami menjelaskan, untuk dua bulan terakhir saja tercatat sudah ada 20 kapal bolak-balik NTT mengangkut sapi untuk dibawa ke beberapa daerah tujuan pulau Kalimantan, Jakarta dan Kepulauan Riau.</p>
<p>Dirinya justru mengaku heran terkait isu berhembus bahwa kuota sapi tidak cukup. Buktinya, Kabupaten TTS dan Rote Ndao saja total dapat mencapai 14.800 ekor. Kuota ini dapat bertahan sampai bulan Juni 2025.</p>
<p>Menurut Tono Sufari Sutami, hingga saat ini tidak ada sapi yang tertahan di karantina pelabuhan Tenau Kupang. Ribuan ekor sapi yang ada telah dikirim seluruhnya dan tinggal diisi dengan sapi yang baru rekomendasi dari Kabupaten Timor Tengah Selatan.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/ekonomi/awal-tahun-2025-hp2sk-ntt-telah-berhasil-kirim-ribuan-ekor-sapi-ke-kalimantan-dan-jakarta/">Awal Tahun 2025, HP2SK NTT Telah Berhasil Kirim Ribuan Ekor Sapi ke Kalimantan dan Jakarta</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bupati dan Wakil Bupati Kupang Sepakat Melarang Pengusaha dan Masyarakat Sembelih Sapi Betina Produktif</title>
		<link>https://kabar-independen.com/daerah/bupati-dan-wakil-bupati-kupang-sepakat-melarang-pengusaha-dan-masyarakat-sembelih-sapi-betina-produktif/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Mar 2025 15:38:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Aurum Obe Titu Eki]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[HP2SK]]></category>
		<category><![CDATA[Populasi]]></category>
		<category><![CDATA[Sapi]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Bupati Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Yosef Lede]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=7793</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211; Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kupang-NTT secara resmi sepakat dan menegaskan akan...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/bupati-dan-wakil-bupati-kupang-sepakat-melarang-pengusaha-dan-masyarakat-sembelih-sapi-betina-produktif/">Bupati dan Wakil Bupati Kupang Sepakat Melarang Pengusaha dan Masyarakat Sembelih Sapi Betina Produktif</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oelamasi, KI &#8211;</strong> Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kupang-NTT secara resmi sepakat dan menegaskan akan melarang para pengusaha dan masyarakat sembelih <a href="http://kabar-independen.com/tag/sapi">sapi</a> betina produktif. Hal ini bertujuan untuk menjaga populasi sapi.</p>
<p>Penegasan tersebut disampaikan langsung Bupati Kupang Yosef Lede didampingi Wakil Bupati Aurum Obe Titu Eki l, Senin (10/03) di ruang rapat Bupati saat berdialog dengan Himpunan Pengusaha Peternak Sapi dan Kerbau (<a href="http://kabar-independen.com/tag/hp2sk">HP2SK</a>) NTT, PEPSI (Persatuan Pengusaha Sapi Indonesia) bersama Dinas Peternakan.</p>
<p>Bupati Kupang Yosef Lede tegas mengatakan pemerintah menentang keras pihak manapun baik itu pengusaha maupun masyarakat menyembelih sapi <a href="http://kabar-independen.com/tag/betina">betina</a> produktif.</p>
<p>Diungkap Bupati Kupang bahwa larangan tersebut bertujuan untuk menjaga <a href="http://kabar-independen.com/tag/populasi">populasi</a> sapi di Kabupaten Kupang tetap terjaga. Sebab, jika pengusaha dan masyarakat terus menerus menyembelih sapi betina produktif maka dikuatirkan <a href="http://kabar-independen.com/tag/sapi-timor">sapi Timor</a> suatu saat nanti akan punah.</p>
<p>Para pengusaha kerap menyembelih sapi betina <a href="http://kabar-independen.com/tag/produktif">produktif</a> untuk memenuhi Kebutuhan daging sapi di kota dan Kabupaten Kupang. Tidak tanggung-tanggung, jumlahnya bisa mencapai ribuan ekor per bulan, tentunya akan memusnahkan populasi sapi suatu saat nanti jika tidak segera dibatasi.</p>
<p>Pemerintah Kabupaten Kupang kata Yosef Lede akan melakukan dua hal penting, diantaranya menerbitkan Peraturan Bupati (<a href="http://kabar-independen.com/tag/perbub">Perbup</a>) tentang larangan sembelih sapi betina serta menandatangani kerjasama dengan Polres Kupang untuk penindakan bagi mereka yang melanggarnya.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/bupati-dan-wakil-bupati-kupang-sepakat-melarang-pengusaha-dan-masyarakat-sembelih-sapi-betina-produktif/">Bupati dan Wakil Bupati Kupang Sepakat Melarang Pengusaha dan Masyarakat Sembelih Sapi Betina Produktif</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Audiensi Dengan Komisi IV DPR RI, HP2SK NTT Bahas Program Pengembangan Populasi Sapi</title>
		<link>https://kabar-independen.com/daerah/audiensi-dengan-komisi-iv-dpr-ri-hp2sk-ntt-bahas-program-pengembangan-populasi-sapi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Feb 2025 16:02:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[HP2SK]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi IV DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Populasi]]></category>
		<category><![CDATA[Sapi]]></category>
		<category><![CDATA[Ternak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=7701</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, KI &#8211; Himpunan Pengusaha Peternak Sapi dan Kerbau (HP2SK) Provinsi Nusa Tenggara Timur mendatangi...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/audiensi-dengan-komisi-iv-dpr-ri-hp2sk-ntt-bahas-program-pengembangan-populasi-sapi/">Audiensi Dengan Komisi IV DPR RI, HP2SK NTT Bahas Program Pengembangan Populasi Sapi</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, KI &#8211;</strong> Himpunan Pengusaha Peternak Sapi dan Kerbau (<a href="http://kabar-independen.com/tag/hp2sk">HP2SK</a>) Provinsi Nusa Tenggara Timur mendatangi Komisi IV DPR RI guna membahas program pengembangan populasi sapi Bali. Ini diyakini sebagai terobosan besar dalam dunia peternakan.</p>
<p>Dipimpin Ketua Tono Supari Sutami, rombongan HP2SK diterima langsung Wakil Ketua Komisi IV Ahmad Yohan di ruang kerjanya, Jumat (21/02).</p>
<p>Pembina HP2SK NTT Ayub Titu Eki dalam pemaparannya mengatakan, ternak <a href="http://kabar-independen.com/tag/sapi">sapi</a> dan kerbau merupakan komoditi unggulan pun kian berkurang populasinya.</p>
<p>HP2SK memiliki gagasan brilian untuk memperbaiki sistem peternakan, upaya meningkatkan kesejahteraan peternak. Pola pendekatan yang dikedepankan adalah memperbaiki kualitas pakan, bibit, perkawinan serta manajemen pemeliharaan.</p>
<p>Provinsi NTT yang di juluki sebagai gudang ternak sapi kata Ayub Titu Eki, semakin hari semakin berkurang populasinya sapi dan kerbau, pengiriman ternak keluar daerah tanpa adanya upaya melindungi populasi sehingga kualitas sapi Bali kian menurun.</p>
<p>HP2SK dalam program yang dicanangkan bertujuan untuk mempertahankan bibit sapi Bali, peningkatan kualitas daging dan susu sehingga mampu bersaing dengan sapi dari Australia.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/audiensi-dengan-komisi-iv-dpr-ri-hp2sk-ntt-bahas-program-pengembangan-populasi-sapi/">Audiensi Dengan Komisi IV DPR RI, HP2SK NTT Bahas Program Pengembangan Populasi Sapi</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kasus Pencurian Sapi Marak Terjadi di Takari, Kapolsek : Belum Ada Laporan Resmi</title>
		<link>https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/kasus-pencurian-sapi-marak-terjadi-di-takari-kapolsek-belum-ada-laporan-resmi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Aug 2024 14:34:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata]]></category>
		<category><![CDATA[Iptu Victor Nenotek]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolsek Takari]]></category>
		<category><![CDATA[Pencuri]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Sapi]]></category>
		<category><![CDATA[Takari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=6691</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211; Kasus pencurian ternak sapi milik warga saat ini semakin marak terjadi di...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/kasus-pencurian-sapi-marak-terjadi-di-takari-kapolsek-belum-ada-laporan-resmi/">Kasus Pencurian Sapi Marak Terjadi di Takari, Kapolsek : Belum Ada Laporan Resmi</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oelamasi, KI &#8211;</strong> Kasus <a href="http://kabar-independen.com/tag/pencurian">pencurian</a> ternak sapi milik warga saat ini semakin marak terjadi di wilayah Kecamatan Takari Kabupaten Kupang-NTT. Aksi nekat para pencuri belum juga mampu diungkap oleh pihak Kepolisian.</p>
<p>Yosua Tanaos selaku salah satu korban, Jumat (02/08) melalui pesan WhatsApp mengatakan, kasus ini kembali terjadi di RT.02/RW.01 Dusun I Desa Tuapanaf tanggal 1 Agustus 2024 sekitar pukul 01.00 dini hari.</p>
<p>Dirinya mengakui dua ekor sapi betina miliknya hilang dicuri, dagingnya diambil menyisakan tulang, kulit serta kepala sapi. Mirisnya, dua ekor sapi betina itu dalam keadaan bunting.</p>
<p>&#8220;Saya punya sapi betina dua ekor, pencuri hanya ambil daging dan kasi tinggal anak sapi dalam perut, saya minta polisi segera tangkap pencurinya,&#8221;ujar Yosua Tanaos.</p>
<p>Sebagai pemilik sapi, dirinya berharap agar pihak Kepolisian segera mengungkap sindikat pencurian ini, sebab sudah sangat meresahkan warga.</p>
<p>Sementara itu Kapolres Kupang AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata melalui<br />
Kapolsek Takari IPTU Victor Nenotek yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Jumat (02/08) mengatakan, dari sekian banyak korban tidak ada satupun yang melapor ke pihak Kepolisian.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/kasus-pencurian-sapi-marak-terjadi-di-takari-kapolsek-belum-ada-laporan-resmi/">Kasus Pencurian Sapi Marak Terjadi di Takari, Kapolsek : Belum Ada Laporan Resmi</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Masyarakat Kecamatan Takari Resah, Aksi Pencurian Ternak Sapi Semakin Marak</title>
		<link>https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/masyarakat-kecamatan-takari-resah-aksi-pencurian-ternak-sapi-semakin-marak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jul 2024 14:13:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Aparat kepolisian]]></category>
		<category><![CDATA[Pencurian]]></category>
		<category><![CDATA[Polisi]]></category>
		<category><![CDATA[Sapi]]></category>
		<category><![CDATA[Takari]]></category>
		<category><![CDATA[Ternak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=6665</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211; Masyarakat pemilik ternak di Kecamatan Takari Kabupaten Kupang-NTT resah akibat aksi pencurian...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/masyarakat-kecamatan-takari-resah-aksi-pencurian-ternak-sapi-semakin-marak/">Masyarakat Kecamatan Takari Resah, Aksi Pencurian Ternak Sapi Semakin Marak</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oelamasi, KI &#8211;</strong> Masyarakat pemilik ternak di Kecamatan Takari Kabupaten Kupang-NTT resah akibat aksi <a href="http://kabar-imdependen.com/tag/pencurian" target="_blank" rel="noopener">pencurian</a> sapi semakin marak terjadi dan hingga kini belum mampu dihentikan oleh aparat kepolisian.</p>
<p>Yonathan Loloin salah seorang pemilik ternak sapi di Takari, Jumat (26/07) melalui pesan WhatsApp mengatakan, tujuh bulan terakhir telah terjadi 20 kali aksi <a href="http://kabar-independen.com/tag/pencurian-sapi">pencurian sapi.</a></p>
<p>Dikatakannya, para pencuri dalam melakukan aksinya menggunakan mobil-mobil mewah mengangkut daging sapi hasil curian.</p>
<p>Yonathan Loloin mengaku menjadi korban pencurian dimana sapi miliknya dicuri pada Jumat tanggal 26 Juli 2024 sekitar pukul 03.00 WITA.</p>
<p>&#8220;7 bulan terakhir sudah 20 ekor sapi milik masyarakat hilang dicuri, caranya pelaku gerakan cepat memotong sapi lalu diambil dagingnya saja, sedangkan kulit, kepala, tulang dan isi perut ditinggalkan,&#8221;ungkapnya.</p>
<p>Dirinya menaruh curiga ada keterlibatan orang dalam desa yang bertugas sebagai penunjuk jalan untuk memuluskan aksi para pencuri.</p>
<p>Sebagai pemilik ternak sapi, dirinya berharap pihak aparat kepolisian segera bergerak cepat membongkar dan menangkap para pelaku yang dinilai sangat meresahkan pemilik ternak sapi.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/masyarakat-kecamatan-takari-resah-aksi-pencurian-ternak-sapi-semakin-marak/">Masyarakat Kecamatan Takari Resah, Aksi Pencurian Ternak Sapi Semakin Marak</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kuat Dugaan Kepala Desa Poto Fatuleu Barat Jual Sapi Milik Desa, Juga Gelapkan Dana Tengkes</title>
		<link>https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/kuat-dugaan-kepala-desa-poto-fatuleu-barat-jual-sapi-milik-desa-juga-gelapkan-dana-tengkes/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Jun 2024 04:01:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Dana Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Poto]]></category>
		<category><![CDATA[Kec Fatuleu Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Prevelensi]]></category>
		<category><![CDATA[Sapi]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[Tengkes]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=6471</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211; Kuat dugaan kepala Desa Poto Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang-NTT jual sapi...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/kuat-dugaan-kepala-desa-poto-fatuleu-barat-jual-sapi-milik-desa-juga-gelapkan-dana-tengkes/">Kuat Dugaan Kepala Desa Poto Fatuleu Barat Jual Sapi Milik Desa, Juga Gelapkan Dana Tengkes</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oelamasi, KI &#8211;</strong> Kuat dugaan <a href="http://kabar-independen.com/tag/kepala-desa">kepala Desa</a> Poto Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang-NTT jual sapi milik desa. Hasil penjualan sapi tidak disetor kembali ke kas desa tapi dipergunakan secara pribadi.</p>
<p>Bukan cuma itu, Kepala Desa Poto juga diduga gelapkan dana yang dialokasikan untuk penanganan <a href="http://kabar-independen.com/tag/tengkes">Tengkes</a> atau <a href="http://kabar-independen.com/tag/stunting">Stunting</a> sebesar Rp. 10 juta rupiah.</p>
<p>Informasi yang berhasil dihimpun media dari sumber terpercaya, Sabtu (29/06) melalui sambungan telepon membeberkan sejumlah fakta terkait dugaan tindakan manipulatif sang Kepala Desa</p>
<p>Sumber yang enggan namanya dipublikasi mengatakan, Kepala <a href="http://kabar-independen.com/tag/desa-poto">Desa Poto</a> Melky Petan setelah dilantik memerintahkan para penerima bantuan <a href="http://kabar-independen.com/tag/sapi">sapi</a> untuk segera mengembalikannya dengan alasan akan digulirkan ke masyarakat lainnya.</p>
<p>Padahal kata sumber, sapi bantuan dari <a href="http://kabar-independen.com/tag/dana-desa">dana desa</a> yang dipelihara oleh masyarakat itu diberikan oleh kepala desa sebelum Melky Petan menjabat.</p>
<p>Menurut sumber, sebanyak 7 (tujuh) ekor sapi diserahkan kepada Melky Petan dibuktikan dengan tanda terima yang ditandatangani Melky Petan serta dibubuhi stempel desa Poto.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/kuat-dugaan-kepala-desa-poto-fatuleu-barat-jual-sapi-milik-desa-juga-gelapkan-dana-tengkes/">Kuat Dugaan Kepala Desa Poto Fatuleu Barat Jual Sapi Milik Desa, Juga Gelapkan Dana Tengkes</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
