Oelamasi, KI – Masyarakat pemilik ternak di Kecamatan Takari Kabupaten Kupang-NTT resah akibat aksi pencurian sapi semakin marak terjadi dan hingga kini belum mampu dihentikan oleh aparat kepolisian.
Yonathan Loloin salah seorang pemilik ternak sapi di Takari, Jumat (26/07) melalui pesan WhatsApp mengatakan, tujuh bulan terakhir telah terjadi 20 kali aksi pencurian sapi.
Dikatakannya, para pencuri dalam melakukan aksinya menggunakan mobil-mobil mewah mengangkut daging sapi hasil curian.
Yonathan Loloin mengaku menjadi korban pencurian dimana sapi miliknya dicuri pada Jumat tanggal 26 Juli 2024 sekitar pukul 03.00 WITA.
“7 bulan terakhir sudah 20 ekor sapi milik masyarakat hilang dicuri, caranya pelaku gerakan cepat memotong sapi lalu diambil dagingnya saja, sedangkan kulit, kepala, tulang dan isi perut ditinggalkan,”ungkapnya.
Dirinya menaruh curiga ada keterlibatan orang dalam desa yang bertugas sebagai penunjuk jalan untuk memuluskan aksi para pencuri.
Sebagai pemilik ternak sapi, dirinya berharap pihak aparat kepolisian segera bergerak cepat membongkar dan menangkap para pelaku yang dinilai sangat meresahkan pemilik ternak sapi.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












