Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Masyarakat Kecamatan Takari Resah, Aksi Pencurian Ternak Sapi Semakin Marak

kabar-independen.com
Reporter : Jermi Mone Editor: Redaksi
IMG 20240726 221324

Oelamasi, KI – Masyarakat pemilik ternak di Kecamatan Takari Kabupaten Kupang-NTT resah akibat aksi pencurian sapi semakin marak terjadi dan hingga kini belum mampu dihentikan oleh aparat kepolisian.

Yonathan Loloin salah seorang pemilik ternak sapi di Takari, Jumat (26/07) melalui pesan WhatsApp mengatakan, tujuh bulan terakhir telah terjadi 20 kali aksi pencurian sapi.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin produk anda tampil disini? Klik Disini!!!

Dikatakannya, para pencuri dalam melakukan aksinya menggunakan mobil-mobil mewah mengangkut daging sapi hasil curian.

Baca Juga :  Polisi Berhasil Amankan Empat Pemuda Fatuleu yang Nekat Blokir Jalan Timor Raya, Video Aksi Viral di Medsos

Yonathan Loloin mengaku menjadi korban pencurian dimana sapi miliknya dicuri pada Jumat tanggal 26 Juli 2024 sekitar pukul 03.00 WITA.

“7 bulan terakhir sudah 20 ekor sapi milik masyarakat hilang dicuri, caranya pelaku gerakan cepat memotong sapi lalu diambil dagingnya saja, sedangkan kulit, kepala, tulang dan isi perut ditinggalkan,”ungkapnya.

Dirinya menaruh curiga ada keterlibatan orang dalam desa yang bertugas sebagai penunjuk jalan untuk memuluskan aksi para pencuri.

Sebagai pemilik ternak sapi, dirinya berharap pihak aparat kepolisian segera bergerak cepat membongkar dan menangkap para pelaku yang dinilai sangat meresahkan pemilik ternak sapi.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com

+ Gabung