<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Amabi Oefeto Timur &#8211; Kabar Independen</title>
	<atom:link href="https://kabar-independen.com/tag/amabi-oefeto-timur/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabar-independen.com</link>
	<description>kritis,tajam &#38; berimbang</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Dec 2024 10:47:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://kabar-independen.com/wp-content/uploads/2024/05/cropped-512-100x100.png</url>
	<title>Amabi Oefeto Timur &#8211; Kabar Independen</title>
	<link>https://kabar-independen.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Seorang Warga Desa Muke Amabi Oefeto Timur Nyaris Tewas Dianiaya Usai Kebaktian Natal</title>
		<link>https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/seorang-warga-desa-muke-amabi-oefeto-timur-nyaris-tewas-dianiaya-usai-kebaktian-natal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Dec 2024 10:29:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Amabi Oefeto Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Aniaya]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Muke]]></category>
		<category><![CDATA[Korban]]></category>
		<category><![CDATA[Natal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=7480</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211; Seorang warga Desa Muke Kecamatan Amabi Oefeto Timur, Kabupaten Kupang-NTT nyaris meregang...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/seorang-warga-desa-muke-amabi-oefeto-timur-nyaris-tewas-dianiaya-usai-kebaktian-natal/">Seorang Warga Desa Muke Amabi Oefeto Timur Nyaris Tewas Dianiaya Usai Kebaktian Natal</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oelamasi, KI &#8211;</strong> Seorang warga Desa Muke Kecamatan Amabi Oefeto Timur, Kabupaten Kupang-NTT nyaris meregang nyawa alias <a href="http://kabar-independen.com/tag/tewas">tewas</a> dianiaya usai mengikuti kebaktian malam Natal 25 Desember 2024.</p>
<p>Informasi yang berhasil diperoleh dari sumber terpercaya, Kamis (26/12) melalui pesan WhatsApp mengatakan, warga yang nyaris meregang nyawa diketahui bernama Aris Sakan.</p>
<p>Sumber terpercaya yang enggan menyebutkan identitas lengkap mengisahkan, korban dianiaya oleh sesama warga Desa Muke usai mengikuti kebaktian malam Natal di Gereja Sanam Desa Muke.</p>
<p>Penganiayaan yang dialami korban bermula saat korban menegur beberapa orang anak yang bermain meriam spritus, tembakan meriam diarahkan kepada anak korban.</p>
<p>&#8220;Anak-anak yang bermain meriam spritus itu salah satunya anak terduga pelaku,&#8221;ungkap sumber.</p>
<p>Korban lalu berusaha menegur anak-anak tersebut, tetapi terduga pelaku yang merupakan ayah kandung salah seorang anak itu kemudian beradu mulut dengan korban sehingga terjadi korban dianiaya.</p>
<p>Akibatnya, korban mengalami sejumlah luka diwajahnya hingga mengeluarkan darah segar. Korban lalu diarahkan melapor Kel Polsek Oemofa dan kemudian diantar berobat ke Puskesmas Oenuntono.</p>
<p>Di Polsek Oemofa, korban dan pelaku sepakat berdamai dengan sejumlah kesepakatan uang sebesar Rp. 2.500.000. Kesepakatan damai terjadi dirumah Kepala Dusun II Desa Muke dengan ketetapan waktu pelaksanaan yakni tanggal 26 Desember 2024.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/seorang-warga-desa-muke-amabi-oefeto-timur-nyaris-tewas-dianiaya-usai-kebaktian-natal/">Seorang Warga Desa Muke Amabi Oefeto Timur Nyaris Tewas Dianiaya Usai Kebaktian Natal</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Amabi Oefeto Timur Adukan Tindak Pidana Persetubuhan Anak Ke Polres Kupang</title>
		<link>https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/warga-amabi-oefeto-timur-adukan-tindak-pidana-persetubuhan-anak-ke-polres-kupang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Sep 2024 05:36:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Amabi Oefeto Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Persetubuhan Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Unit PPA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=7026</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211; Warga Kecamatan Amabi Oefeto Timur, Kabupaten Kupang-NTT adukan kasus dugaan tindak pidana...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/warga-amabi-oefeto-timur-adukan-tindak-pidana-persetubuhan-anak-ke-polres-kupang/">Warga Amabi Oefeto Timur Adukan Tindak Pidana Persetubuhan Anak Ke Polres Kupang</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oelamasi, KI &#8211;</strong> Warga Kecamatan <a href="http://kabar-independen.com/tag/amabi-oefeto-timur">Amabi Oefeto Timur</a>, Kabupaten Kupang-NTT adukan kasus dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap anak yang terjadi sekitar bulan Maret 2024.</p>
<p>Pantauan media, Kamis (19/09) di Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (<a href="http://kabar-independen.com/tag/ppa">PPA</a>) Polres Kupang, Korban sebut saja bernama Melati sedang memberikan keterangan sebagai saksi korban.</p>
<p>Korban Melati yang berstatus sebagai siswa itu diambil keterangannya berdasarkan laporan polisi Nomor STTPL/B/221/IX/2024/SPKT/Polres Kupang/Polda NTT tertanggal 17 September 2024.</p>
<p>Terlapor dari kasus ini seorang laki-laki berinisial MLT yang diketahui berstatus sebagai mahasiswa tingkat akhir disalah satu perguruan tinggi di Kota Kupang.</p>
<p>Sesuai kronologi yang tercantum dalam laporan polisi disebutkan bahwa peristiwa naas yang dialami korban baru diketahui oleh orang tua Melati pada tanggal 10 September 2024 sekitar pukul 15.00 WITA.</p>
<p>Salah seorang kerabat korban yang ditemui di Polres Kupang menyebutkan, akibat perbuatan terlapor MLT yang terjadi sekitar bulan Maret 2024 lalu, Korban saat ini dalam keadaan hamil enam bulan.</p>
<p>Sampai berita ini dipublikasi, Korban Melati sementara dimintai keterangannya oleh penyidik Unit PPA, pemeriksaan berlangsung sejak pukul 09.00 WITA.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/warga-amabi-oefeto-timur-adukan-tindak-pidana-persetubuhan-anak-ke-polres-kupang/">Warga Amabi Oefeto Timur Adukan Tindak Pidana Persetubuhan Anak Ke Polres Kupang</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kerap Dijadikan Lumbung Suara Saat Momen Politik, Faktanya Desa Muke Masih Terisolir</title>
		<link>https://kabar-independen.com/daerah/kerap-dijadikan-lumbung-suara-saat-momen-politik-faktanya-desa-muke-masih-terisolir/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Aug 2024 01:42:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Amabi Oefeto Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Muke]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Jaringan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Informasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=6678</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211; Kerap kali dijadikan sebagai lumbung suara saat momen politik baik itu Pemilu...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/kerap-dijadikan-lumbung-suara-saat-momen-politik-faktanya-desa-muke-masih-terisolir/">Kerap Dijadikan Lumbung Suara Saat Momen Politik, Faktanya Desa Muke Masih Terisolir</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oelamasi, KI &#8211;</strong> Kerap kali dijadikan sebagai <a href="http://kabar-independen.com/tag/lumbung-suara">lumbung suara</a> saat momen politik baik itu Pemilu Februari lalu maupun Pilkada sebelumnya, tetapi faktanya hari ini Desa Muke Kecamatan Amabi Oefeto Timur Kabupaten Kupang-NTT masih terisolir.</p>
<p>Disampaikan beberapa orang warga desa setempat kepada awak media, Rabu (31/07) di Kantor Desa Muke, desa mereka kerap dijadikan sasaran mendulang suara dengan seribu janji manis baik itu para calon <a href="http://kabar-independen.com/tag/legislatif">legislatif</a> maupun pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati.</p>
<p>Datang dengan seribu janji yang ingin berbuat secara nyata, gigih <a href="http://kabar-independen.com/tag/berjuang">berjuang</a>  membebaskan rakyat dari kesulitan, namun yang terjadi justru sebaliknya. Setelah rakyat percaya dan memberi dukungan kemudian mereka itu lupa pada janjinya.</p>
<p>&#8220;Kami punya anggota DPRD dari Dapil 2 ini dulu kami dukung, dapat suara banyak di sini tapi setelah itu tidak pernah datang bertemu kami apalagi tepati janji,&#8221;ungkap warga seraya menyebutkan satu per satu nama para anggota DPRD itu.</p>
<p>Kepala Desa Muke Sefrit Kause mengatakan wilayahnya kini masih bergumul keras soal jaringan telekomunikasi maupun infrastruktur jalan, kondisi ini membuat dirinya terus merasa prihatin.</p>
<p>Ketiadaan jaringan <a href="http://kabar-independen.com/tag/telekomunikasi">telekomunikasi</a> membuat pemerintah Desa sering ketinggalan informasi dan perkembangan. Di Satu sisi pemerintah desa dituntut untuk menyesuaikan dengan perkembangan teknologi informasi tetapi disisi lain harus terbentur kendala jaringan.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/kerap-dijadikan-lumbung-suara-saat-momen-politik-faktanya-desa-muke-masih-terisolir/">Kerap Dijadikan Lumbung Suara Saat Momen Politik, Faktanya Desa Muke Masih Terisolir</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Satu Desa di Kabupaten Kupang Zona Merah Rabies, Begini Langkah Pemerintah Desa</title>
		<link>https://kabar-independen.com/daerah/satu-desa-di-kabupaten-kupang-zona-merah-rabies-begini-langkah-pemerintah-desa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Jul 2024 12:28:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Amabi Oefeto Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Anjing Gila]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Muke]]></category>
		<category><![CDATA[Rabies]]></category>
		<category><![CDATA[Virus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=6675</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211; Satu di Desa di Kabupaten Kupang-NTT masuk zona merah kasus rabies lantaran...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/satu-desa-di-kabupaten-kupang-zona-merah-rabies-begini-langkah-pemerintah-desa/">Satu Desa di Kabupaten Kupang Zona Merah Rabies, Begini Langkah Pemerintah Desa</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oelamasi, KI &#8211;</strong> Satu di Desa di Kabupaten Kupang-NTT masuk <a href="http://kabar-independen.com/tag/zona-merah">zona merah</a> kasus rabies lantaran selama dua bulan terakhir terjadi 14 orang warga digigit anjing yang diduga terinfeksi virus.</p>
<p>Kepala Desa Muke Kecamatan Amabi Oefeto Timur Sefrit Kause, Rabu (31/07) di kantor Desa Muke mengatakan, dari 14 orang warganya yang tergigit anjing itu, satu diantaranya telah meninggal dunia awal bulan Juli 2024.</p>
<figure id="attachment_6676" aria-describedby="caption-attachment-6676" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-6676" src="https://kabar-independen.com/wp-content/uploads/2024/07/IMG-20240731-WA0022.jpg" alt="IMG 20240731 WA0022" width="640" height="360" title="Satu Desa di Kabupaten Kupang Zona Merah Rabies, Begini Langkah Pemerintah Desa 1" srcset="https://kabar-independen.com/wp-content/uploads/2024/07/IMG-20240731-WA0022.jpg 640w, https://kabar-independen.com/wp-content/uploads/2024/07/IMG-20240731-WA0022-400x225.jpg 400w, https://kabar-independen.com/wp-content/uploads/2024/07/IMG-20240731-WA0022-250x140.jpg 250w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-6676" class="wp-caption-text">Kepala Desa Muke Sefrit Kause</figcaption></figure>
<p>Walaupun hasil <a href="http://kabar-independen.com/tag/diagnosa">diagnosa</a> dokter menyebutkan warganya yang berjenis perempuan itu meninggal bukan karena rabies melainkan hipertensi, namun sebelum menghembuskan nafas terakhir, korban menunjukan gejala seperti terinfeksi <a href="http://kabar-independen.com/tag/virus-anjing-gila">virus anjing gila</a>.</p>
<p>&#8220;Korban memang pernah digigit anjing sekitar bulan Juni lalu, memang luka bekas gigitan sudah sembuh tapi dua bulan setelahnya korban kemudian sakit hingga meninggal dunia,&#8221;ujarnya.</p>
<p>Langkah yang ditempuh Pemerintah <a href="http://kabar-independen.com/tag/desa-muke">Desa Muke</a> yakni meminta Dinas Peternakan melakukan vaksinasi terhadap sekitar 257 ekor anjing peliharaan warganya. Kemudian bagi mereka yang tergigit anjing, telah disuntikan serum antirabies sebagai imunisasi pasif pada penanganan pasien yang mengalami luka gigitan, luka cakar, dan atau berisiko terkena infeksi virus <a href="http://kabar-independen.com/tag/rabies">rabies</a>.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/satu-desa-di-kabupaten-kupang-zona-merah-rabies-begini-langkah-pemerintah-desa/">Satu Desa di Kabupaten Kupang Zona Merah Rabies, Begini Langkah Pemerintah Desa</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rumah Warga Desa Pathau Amabi Oefeto Timur Terbakar, Ini Sebabnya!</title>
		<link>https://kabar-independen.com/daerah/rumah-warga-desa-pathau-amabi-oefeto-timur-terbakar-ini-sebabnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jul 2024 01:26:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Amabi Oefeto Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Pathau]]></category>
		<category><![CDATA[Jago Merah]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=6605</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211; Rumah milik Mesak Tanesab warga RT.06/RW. 03 Dusun II Desa Pathau Kecamatan Amabi Oefeto...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/rumah-warga-desa-pathau-amabi-oefeto-timur-terbakar-ini-sebabnya/">Rumah Warga Desa Pathau Amabi Oefeto Timur Terbakar, Ini Sebabnya!</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oelamasi, KI &#8211;</strong> <a href="http://kabar-independen.com/tag/rumah">Rumah</a> milik Mesak Tanesab warga RT.06/RW. 03 Dusun II Desa Pathau Kecamatan Amabi Oefeto Timur Terbakar habis menyisakan pakaian di badan.</p>
<p>Peristiwa naas ini terjadi pada Kamis (18/07) sekira pukul 10.00 WITA. <a href="http://kabar-independen.com/tag/kebakaran">Kebakaran</a> disebabkan karena istri lupa mematikan kayu bakar usai memasak di dapur.</p>
<p>Kapolres Kupang AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata melalui <a href="http://kabar-independen.com/tag/kapolsek-oemofa">Kapolsek Oemofa</a> IPTU Jeremi Lasitona, rumah milik korban terbuat dari bahan mudah terbakar itu berukuran berukuran 5&#215;6 meter berikut dapur berukuran 3&#215;4 meter.</p>
<p>Peristiwa ini pertama kali dilihat oleh seorang warga lainnya yang kebetulan hendak menuju sumber air untuk mengambil air minum. Saksi saat itu melihat dapur milik korban sudah dilalap api.</p>
<p>Saksi lalu berteriak memanggil istri korban yang pada saat bersamaan sedang menyiram tanaman bawang di belakang rumah.</p>
<p>&#8220;kemudian saksi I langsung pergi dan memanggil saksi II (istri korban) dan memberitahukan bahwa rumahnya terbakar,&#8221;ungkapnya.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/rumah-warga-desa-pathau-amabi-oefeto-timur-terbakar-ini-sebabnya/">Rumah Warga Desa Pathau Amabi Oefeto Timur Terbakar, Ini Sebabnya!</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Masyarakat Menilai Kepala Desa Pathau Tidak Jujur, Buat Keputusan Merugikan</title>
		<link>https://kabar-independen.com/daerah/kepala-desa-pathau-dinilai-tidak-jujur-kongkalikong-dan-merugikan-masyarakat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Jul 2024 10:32:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Amabi Oefeto Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Pathau]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Musrenbangdes]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=6512</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211;  Masyarakat menilai Kepala Desa Pathau Kecamatan Amabi Oefeto Timur dinilai tidak jujur, ...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/kepala-desa-pathau-dinilai-tidak-jujur-kongkalikong-dan-merugikan-masyarakat/">Masyarakat Menilai Kepala Desa Pathau Tidak Jujur, Buat Keputusan Merugikan</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oelamasi, KI &#8211;</strong>  Masyarakat menilai <a href="http://kabar-independen.com/tag/kepala-desa">Kepala Desa</a> Pathau Kecamatan Amabi Oefeto Timur dinilai tidak jujur,  Kongkalikong dengan Tim Pengelola Kegiatan (TPK) dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) berakibat merugikan masyarakatnya sendiri di salah satu wilayah.</p>
<p>Sumber salah seorang warga RT. 01 <a href="http://kabar-independen.com/tag/desa-pathau">Desa Pathau</a> yang meminta namanya tidak dipublikasi, Kamis (04/07) malam melalui aplikasi Messenger mengaku sangat kecewa dengan ulah Kepala Desa Pathau Robert Bansole bersama antek-anteknya.</p>
<p>Kepala Desa Pathau Robert Bansole bersama oknum <a href="http://kabar-independen.com/tag/tpk">TPK</a> dan <a href="http://kabar-independen.com/tag/bpd">BPD</a> secara sepihak memindahkan lokasi pekerjaan perkerasan jalan dari RT.01 Dusun I ke RT. 03 secara sepihak tanpa persetujuan dari masyarakat.</p>
<p>Padahal kata sumber, dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (<a href="http://kabar-independen.com/tag/musrenbangdes">Musrenbangdes</a>) telah diputuskan bahwa lokasi pekerjaan perkerasan jalan berada di RT. 01. Tetapi saat akan mulai dikerjakan, Kepala Desa Pathau kemudian memindahkan lokasi ke wilayah lain.</p>
<p>Seluruh warga di Rt. 01 tepatnya di perbatasan Desa Niunbaun Amabi Oefeto dengan Amabi Oefeto Timur kata sumber, sejak lama telah menantikan pekerjaan jalan tersebut, namun kemudian dipindahkan tanpa prosedur.</p>
<p>&#8220;kami di wilayah RT. 01 sudah lama tunggu pekerjaan jalan, kami susah jalan rusak, kepala desa bulan perhatikan masyarakat tapi malah bikin susah,&#8221;ujar sumber.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/kepala-desa-pathau-dinilai-tidak-jujur-kongkalikong-dan-merugikan-masyarakat/">Masyarakat Menilai Kepala Desa Pathau Tidak Jujur, Buat Keputusan Merugikan</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kepala Desa Oeniko Amabi Oefeto Timur diketahui Belum Lunasi PBB Sesuai Janji Kampanye</title>
		<link>https://kabar-independen.com/daerah/kepala-desa-oeniko-amabi-oefeto-timur-diketahui-belum-lunasi-pbb-sesuai-janji-kampanye/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Jun 2024 13:51:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Amabi Oefeto Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Bapenda]]></category>
		<category><![CDATA[Bapenda Kab Kpg]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Oeniko]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Desa Oeniko]]></category>
		<category><![CDATA[PBB]]></category>
		<category><![CDATA[Wajib Pajak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=6332</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211; Kepala Desa Oeniko Kecamatan Amabi Oefeto Timur Kabupaten Kupang-NTT diketahui belum melunasi...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/kepala-desa-oeniko-amabi-oefeto-timur-diketahui-belum-lunasi-pbb-sesuai-janji-kampanye/">Kepala Desa Oeniko Amabi Oefeto Timur diketahui Belum Lunasi PBB Sesuai Janji Kampanye</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oelamasi, KI &#8211;</strong> <a href="http://kabar-independen.com/tag/kepala-desa">Kepala Desa</a> Oeniko Kecamatan Amabi Oefeto Timur Kabupaten Kupang-NTT diketahui belum melunasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) seluruh warganya sebagaimana janji kampanye.</p>
<p>Kepala Desa Oeniko Dominggus Lole saat Pilkades lalu berjanji akan membayar seluruh <a href="http://kabar-independen.com/tag/pbb">PBB</a> jika dirinya terpilih sebagai Kepala Desa.</p>
<p>Data yang diperoleh media dari Badan Pendapatan Daerah (<a href="http://kabar-independen.com/tag/bapenda">Bapenda</a>), Rabu (12/06) bahwa jumlah wajib pajak di Desa Oeniko tahun 2023 sebanyak 566 orang dengan nominal total mencapai Rp.19.351.970,-.</p>
<p>Dari total <a href="http://kabar-independen.com/tag/wajib-pajak">wajib pajak</a> tersebut tercatat telah dibayarkan sebanyak 221 wajib pajak dengan jumlah terbayar Rp.7.722.680 (39,91 persen) sedangkan tunggakan 345 WP dengan jumlah sebesar Rp.11.629.290 (60,09 persen).</p>
<p>Sementara itu, Kepala <a href="http://kabar-independen.com/tag/desa-oeniko">Desa Oeniko</a> yang dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler, Rabu (12/06) malam mengaku telah melunasi seluruh kewajiban membayar PBB tahun 2023.</p>
<p>Menurut Dominggus Lole, dirinya tercatat tiga kali melakukan pembayaran PBB serta memiliki catatan dan bukti pelunasan namun belum sempat dibagikan kepada masing-masing wajib pajak.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/kepala-desa-oeniko-amabi-oefeto-timur-diketahui-belum-lunasi-pbb-sesuai-janji-kampanye/">Kepala Desa Oeniko Amabi Oefeto Timur diketahui Belum Lunasi PBB Sesuai Janji Kampanye</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ruas Jalan Silu-Oemofa Mulai Dikerjakan, Warga Bilang Terimakasih Bapak Korinus Masneno</title>
		<link>https://kabar-independen.com/daerah/ruas-jalan-silu-oemofa-mulai-dikerjakan-warga-bilang-terimakasih-bapak-korinus-masneno/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 May 2024 10:40:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Amabi Oefeto Timur]]></category>
		<category><![CDATA[DAK Tematik]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Silu]]></category>
		<category><![CDATA[Food Estate]]></category>
		<category><![CDATA[Ruas Jalan Silu-Oemofa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=6207</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211; Ruas jalan Silu &#8211; Oemofa (DAK Tematik Pengembangan Food Estate) sepanjang 13...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/ruas-jalan-silu-oemofa-mulai-dikerjakan-warga-bilang-terimakasih-bapak-korinus-masneno/">Ruas Jalan Silu-Oemofa Mulai Dikerjakan, Warga Bilang Terimakasih Bapak Korinus Masneno</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oelamasi, KI &#8211;</strong> Ruas jalan Silu &#8211; Oemofa (<a href="http://kabar-independen.com/tag/dak-tematik">DAK Tematik</a> Pengembangan <a href="http://kabar-independen.com/tag/food-estate">Food Estate</a>) sepanjang 13 kilometer mulai dikerjakan oleh PT. Cahaya Berlian Jaya Abadi dengan dana sebesar Rp. 20.280.266.000.</p>
<p>Lasarus Tanone warga RT. 01/RW.01 Dusun I <a href="http://kabar-independen.com/tag/desa-silu">Desa Sillu</a> Kecamatan Fatuleu Kabupaten Kupang-NTT yang ditemui, Rabu (29/05/2024) di Desa Silu mengaku bersyukur dan seraya berterimakasih kepada Korinus Masneno Bupati Kupang periode 2018-2024.</p>
<p>Ia mengisahkan, kondisi jalan sebelum dikerjakan menjadi pergumulan warga dan kerap kali menjadi bahan usulan saat momen <a href="http://kabar-independen.com/tag/musyawarah">musyawarah</a> pembangunan desa. Selain jalan Silu, warga juga kerap mengusulkan pembangunan fasilitas air bersih.</p>
<p>Bahkan kata dia, kedua usulan ini pun sering disampaikan kepada anggota DPRD Kabupaten Kupang yang kebetulan melaksanakan <a href="http://kabar-independen.com/tag/reses">reses</a> di desanya.</p>
<p>Menurutnya, dengan pekerjaan jalan yang sudah menjadi pergumulan selama bertahun-tahun itu, tentunya akan lebih memudahkan bagi warga mengangkut hasil perkebunan, pertanian dan peternakan.</p>
<p>&#8220;saya ucapkan terimakasih kepada bapak Korinus Masneno, jalan yang selama ini rusak parah sudah dikerjakan,&#8221;ujar Lazarus.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/ruas-jalan-silu-oemofa-mulai-dikerjakan-warga-bilang-terimakasih-bapak-korinus-masneno/">Ruas Jalan Silu-Oemofa Mulai Dikerjakan, Warga Bilang Terimakasih Bapak Korinus Masneno</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dua Wilayah di Kabupaten Kupang NTT Belum Teraliri Listrik PLN</title>
		<link>https://kabar-independen.com/daerah/dua-wilayah-di-kabupaten-kupang-ntt-belum-teraliri-listrik-pln/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 May 2024 11:37:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Amabi Oefeto Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Oebola Dalam]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Pathau]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Sillu]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Fatuleu]]></category>
		<category><![CDATA[Listrik PLN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=6136</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211; Dua wilayah di Kabupaten Kupang-NTT faktanya hingga kini belum teraliri listrik PLN seperti...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/dua-wilayah-di-kabupaten-kupang-ntt-belum-teraliri-listrik-pln/">Dua Wilayah di Kabupaten Kupang NTT Belum Teraliri Listrik PLN</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oelamasi, KI &#8211;</strong> Dua wilayah di Kabupaten Kupang-NTT faktanya hingga kini belum teraliri <a href="http://kabar-independen.com/tag/listrik-pln">listrik PLN</a> seperti yang dialami warga di Kecamatan Fatuleu dan Amabi Oefeto Timur.</p>
<p>Kepala <a href="http://kabar-independen.com/tag/desa-oebola-dalam">Desa Oebola Dalam</a> Kecamatan Fatuleu John Takmanu, pekan kemarin diruang kerjanya mengatakan, dusun 2 Oelsabloid yang berjumlah sekitar 64 kepala keluarga masih belum tersentuh listrik PLN.</p>
<p>&#8220;Warga saya di dusun itu masih gelap gulita belum ada listrik, warga di sana sering bilang kepada saya bahwa mereka belum merdeka,&#8221;ungkap John Takmanu.</p>
<p><a href="http://kabar-indepeden.com/tag/camat-fatuleu" target="_blank" rel="noopener">Camat Fatuleu</a> Hendra Mooy yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp membenarkannya. Menurutnya, selain dusun 2 Oelsabloid ternyata beberapa desa di Kecamatan Fatuleu pun masih gelap tanpa listrik PLN.</p>
<p>Ia merincikan, Desa Sillu Dusun VII Nefona dan Beshala, sementara di Desa Camplong 2 di Dusun 3: Oetulu.</p>
<p>Hal senada juga diungkapkan oleh Obet Bansole Kepala <a href="http://kabar-independen.com/tag/desa-pathau">Desa Pathau</a> Kecamatan <a href="http://kabar-independen.com/tag/amabi-oefeto-timur">Amabi Oefeto Timur</a>, Sabtu (18/05/2024).</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/dua-wilayah-di-kabupaten-kupang-ntt-belum-teraliri-listrik-pln/">Dua Wilayah di Kabupaten Kupang NTT Belum Teraliri Listrik PLN</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bukan Hanya Nunmafo, Camat AOT Eliminasi Calon Perangkat Desa Oeniko dan Oenuntono</title>
		<link>https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/bukan-hanya-nunmafo-camat-aot-eliminasi-calon-perangkat-desa-oeniko-dan-oenuntono/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Aug 2021 04:55:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Amabi Oefeto Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Calon perangkat desa dieliminasi camat Amabi oefeto timur]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kec Amabi Oefeto Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Seleksi perangkat Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Seleksi perangkat Desa di Kab Kpg]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=1396</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211; Ternyata bukan hanya calon perangkat Desa Nunmafo saja yang dieliminasi oleh Camat...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/bukan-hanya-nunmafo-camat-aot-eliminasi-calon-perangkat-desa-oeniko-dan-oenuntono/">Bukan Hanya Nunmafo, Camat AOT Eliminasi Calon Perangkat Desa Oeniko dan Oenuntono</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oelamasi, KI &#8211;</strong> Ternyata bukan hanya calon perangkat Desa Nunmafo saja yang dieliminasi oleh Camat Amabi Oefeto Timur, kasus yang sama juga terjadi di Desa Oeniko dan Desa Oenuntono.</p>
<p>Informasi yang diperoleh, Minggu (29/08/2021) untuk Desa Oeniko sebanyak dua orang calon yang dieliminasi, sementara Desa Oenuntono satu orang.</p>
<p>Sumber terpercaya menyebutkan, dua calon perangkat dari Desa Oeniko yaitu Esti Sinta Rato dan Ferdinan Babis. Untuk Desa Oenuntono atas nama Junaden Jonisius Manipada</p>
<p>Perangkat Desa dari dua desa tersebut dieliminasi oleh Camat Amabi Oefeto Timur menggunakan dengan nilai wawancara walaupun para calon itu berhasil meraih nilai akhir tertinggi hasil seleksi administrasi dan nilai ujian tertulis.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, Ketua Lembaga Bantuan Hukum Surya NTT Perwakilan Kabupaten Kupang menilai tindakan Camat AOT yang mengeliminasi calon perangkat desa Nunmafo menggunakan nilai wawancara sebagai tindakan yang cacat hukum dan sewenang-wenang.</p>
<p>Ferdy Boymau, SH, MH Ketua Lembaga Bantuan Hukum Surya NTT Perwakilan Kabupaten Kupang, Jumat (27/08/2021) mengatakan, tindakan Camat Amabi Oefeto Timur untuk melakukan seleksi wawancara dan mengeliminasi peserta seleksi yang memiliki nilai tertinggi sangat bertentangan dengan regulasi.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/bukan-hanya-nunmafo-camat-aot-eliminasi-calon-perangkat-desa-oeniko-dan-oenuntono/">Bukan Hanya Nunmafo, Camat AOT Eliminasi Calon Perangkat Desa Oeniko dan Oenuntono</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
