Kupang, KI – Konsolidasi DPD Partai Demokrat NTT yang berlangsung di Grand Mutiara Ballroom Kupang diwarnai aksi demontrasi massa yang menamakan diri simpatisan Jefri Riwu Kore (Jeriko).
Demonstran memaksa masuk kedalam ruangan tempat berlangsungnya acara konsolidasi untuk berdialog dengan Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Benny K Harman. Aksi demonstrasi damai berhasil dihalau aparat kepolisian.
Aksi serupa pernah juga digelar dihalaman Mapolda NTT menuntut pembubaran setiap kegiatan Partai Demokrat di Kota Kupang. Bahkan pasca pengumuman Ketua DPD terpilih, aksi serupa terjadi dengan membakar atribut Partai Demokrat.
Menanggapi berbagai aksi demonstrasi, Ketua DPD Partai Demokrat NTT terpilih Leonardus Lelo, Sabtu (05/02/2022) saat memberi keterangan pers di Kupang mengatakan, aksi demonstrasi itu merupakan bentuk dukungan dan ungkapan kecintaan terhadap Partai Demokrat.
Partai Demokrat kata Leonardus Lelo memiliki mekanisme dan aturan yang tertuang dalam AD/ART dan peraturan organisasi Nomor 2 tahun 2021. Ia mengatakan bahwa Pemilihan Ketua DPD Partai Demokrat NTT telah dilakukan sesuai mekanisme.
Musyawarah Daerah menetapkan calon ketua DPD dengan syarat mendapat dukungan Ketua DPC minimal 20 persen . Tahapan selanjutnya adalah uji kelayakan dan kepatutan oleh Ketua Umum, Sekjen dan Kepala BPOKK. Keputusan akhir siapa yang menjadi Ketua DPD NTT mutlak diputuskan oleh Ketua Umum.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












