Kupang, KI – Mesak Mbura, Anggota DPRD Kabupaten Kupang sebut ada oknum posisikan diri sebagai Bupati kecil di posko penanggulangan bencana seroja.
Pernyataan tersebut disampaikan pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) lintas Komisi DPRD bersama pemerintah, Selasa (18/05/2021) di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Kupang.
Politisi asal Partai Perindo ini mempertanyakaan mengapa ada oknum di luar sistem pemerintahan yang posisikan diri seolah – olah sebagai Bupati kecil yang selalu menjawab setiap berita menyangkut data bencana seroja, padahal oknum tersebut diluar sistem pemerintahan Kabupaten Kupang.
Ia minta agar yang memberikan jawaban menyangkut data transisi dan pemulihan, jumlah total berapa banyak yang rusak berat, sedang ringan, berapa total dana dan berapa nilai kerugian adalah pihak yang yang adalah dalam sistem pemerintahan.
“Kapasitas oknum diluar sistem itu apakah juru bicaranya pemerintah? Kalau dari pemerintah tunjukan legalitas sebagai juru bicara pemerintah, Apakah data yang sampaikan oknum diluar sistem ini sudah benar? Dan kapasitas oknum tersebut dalam menjawab setiap menjawab rilis berita menyankut data badai seroja ini mendapat legalitas dari mana,”Ujarnya.
Mesak Mbura, Anggota DPRD asal Partai Perindo lebih menyoroti soal dana Bantuan Tidak Terduga (BTT) yang dialokasikan pasca Bupati Kupang menetapkan status bencana nasional diwilayah ini.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












