<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata &#8211; Kabar Independen</title>
	<atom:link href="https://kabar-independen.com/tag/akbp-anak-agung-gde-anom-wirata/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabar-independen.com</link>
	<description>kritis,tajam &#38; berimbang</description>
	<lastBuildDate>Fri, 23 Aug 2024 10:53:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://kabar-independen.com/wp-content/uploads/2024/05/cropped-512-100x100.png</url>
	<title>AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata &#8211; Kabar Independen</title>
	<link>https://kabar-independen.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Massa Berhasil Duduki Polres Kupang, Tembakan Air Dari Mobil Water Cannon Pukul Mundur Demonstran</title>
		<link>https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/massa-berhasil-duduki-polres-kupang-tembakan-mobil-water-cannon-pukul-mundur-demonstran/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Aug 2024 10:50:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata]]></category>
		<category><![CDATA[Anarkis]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Sispamkota]]></category>
		<category><![CDATA[Unjuk Rasa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=6859</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211; Ratusan massa berhasil menduduki Polres Kupang, tembakan air dari mobil water cannon...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/massa-berhasil-duduki-polres-kupang-tembakan-mobil-water-cannon-pukul-mundur-demonstran/">Massa Berhasil Duduki Polres Kupang, Tembakan Air Dari Mobil Water Cannon Pukul Mundur Demonstran</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oelamasi, KI &#8211;</strong> Ratusan massa berhasil menduduki <a href="http://kabar-independen.com/tag/polres-kupang">Polres Kupang</a>, tembakan air dari mobil water cannon pukul mundur seluruh demonstran yang berniat melakukan tindakan <a href="http://kabar-independen.com/tag/anarkis">anarkis</a>.</p>
<p>Tembakan dari mobil <a href="http://kabar-independen.com/tag/water-cannon">water cannon</a> terpaksa dilakukan aparat Polres Kupang untuk menghalau massa pendemo yang mulai berbuat anarkis dengan mengancam aparat yang berjaga-jaga.</p>
<p>Demikian ringkasan adegan simulasi dalam gladi <a href="http://kabar-independen.com/tag/simpamkota">Sispamkota</a> yang digelar, Jumat (23/08) pagi di halaman Polres Kupang.</p>
<p>Diskenariokan, ratusan massa melakukan aksi unjuk rasa memprotes hasil Pilkada dan berencana menduduki kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kupang-NTT.</p>
<p>Beringasnya aksi massa pendukung salah satu pasangan calon Kepala Daerah mencoba menyusup masuk ke kantor KPU dengan melempar botol air mineral dan batu ke arah petugas.</p>
<p>Akibatnya, dorong-dorongan antara massa dan polisi pun tak dapat terhindarkan. Orator pun langsung mengingatkan massa untuk mundur dan melakukan aksi demo dengan damai.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/massa-berhasil-duduki-polres-kupang-tembakan-mobil-water-cannon-pukul-mundur-demonstran/">Massa Berhasil Duduki Polres Kupang, Tembakan Air Dari Mobil Water Cannon Pukul Mundur Demonstran</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rayakan Hari Juang Polri, Polsek Sulamu Temui Janda Lansia Korban Kebakaran Rumah</title>
		<link>https://kabar-independen.com/daerah/rayakan-hari-juang-polri-polsek-sulamu-temui-janda-lansia-korban-kebakaran-rumah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Aug 2024 07:12:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Pantai Beringin]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Juang Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Ipda Bartoanus Lera Apelaby]]></category>
		<category><![CDATA[Jurisdiksi]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolsek Sulamu]]></category>
		<category><![CDATA[KRYD]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Sulamu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=6840</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211; Merayakan Hari Juang Polri, Polsek Sulamu Polres Kupang Polda NTT temui seorang...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/rayakan-hari-juang-polri-polsek-sulamu-temui-janda-lansia-korban-kebakaran-rumah/">Rayakan Hari Juang Polri, Polsek Sulamu Temui Janda Lansia Korban Kebakaran Rumah</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oelamasi, KI &#8211;</strong> Merayakan <a href="http://kabar-independen.com/tag/hari-juang-polri">Hari Juang Polri</a>, Polsek Sulamu Polres Kupang Polda NTT temui seorang janda lansia yang mengalami musibah rumahnya hangus dilalap api.</p>
<p>Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga diwilayah <a href="http://kabar-independen.com/tag/jurisdiksi">jurisdiksi</a> Polsek Sulamu dengan berbagi bantuan sekedar meringankan beban Amelia Saduk-Sura (82 tahun) warga RT.01/RW. 001 Desa Pantai Beringin.</p>
<p>Demikian diungkap Kapolres Kupang AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata melalui Kapolsek Sulamu Ipda Bhartoanus L. Apelaby, Rabu (22/08) melalui pesan WhatsApp.</p>
<p>Diungkapkannya, kunjungan tersebut untuk Kegiatan Rutin Kepolisian Yang Ditingkatkan (<a href="http://kabar-independen.com/tag/kryd">KRYD</a>) dengan melakukan patroli dialogis.</p>
<p>Kapolsek Sulamu bersama anggotanya dalam kesempatan itu menyerahkan bantuan alakadarnya berupa sembako kepada korban.</p>
<p>Selain menyerahkan bantuan suka rela tersebut, Kapolsek Sulamu memberikan motifasi dan dukungan serta berharap agar ada pihak-pihak bersedia ikut serta berpartisipasi memberikan bantuan kepada korban guna membangun kembali rumah korban yang terbakar.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/rayakan-hari-juang-polri-polsek-sulamu-temui-janda-lansia-korban-kebakaran-rumah/">Rayakan Hari Juang Polri, Polsek Sulamu Temui Janda Lansia Korban Kebakaran Rumah</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pesta Pernikahan Berujung Duka, Penyidik Polres Kupang Tetapkan Empat Tersangka</title>
		<link>https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/pesta-pernikahan-berujung-duka-penyidik-polres-kupang-tetapkan-empat-tersangka/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Aug 2024 07:53:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata]]></category>
		<category><![CDATA[Iptu Yeni Setiono]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Kasat Reskrim]]></category>
		<category><![CDATA[Penganiayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Pidana]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Tersangka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=6789</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211; Penyidik Polres Kupang berhasil tetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/pesta-pernikahan-berujung-duka-penyidik-polres-kupang-tetapkan-empat-tersangka/">Pesta Pernikahan Berujung Duka, Penyidik Polres Kupang Tetapkan Empat Tersangka</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oelamasi, KI &#8211;</strong> <a href="http://kabar-independen.com/tag/pemyidik">Penyidik</a> Polres Kupang berhasil tetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan hingga menyebabkan Ariel Valentino Febrian Buce Lubalu (18 tahun) meninggal dunia saat pesta pernikahan di kelurahan Babau Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang-NTT, Senin (12/8) dini hari.</p>
<p>Empat orang yang ditetapkan sebagai tersangka berinisial ST, DU, PMB dan ERL, setelah melalui serangkaian pemeriksaan dan penyidikan terhadap 15 orang saksi yang ikut menghadiri pesta pernikahan antara Barto Ballo dan Maya Lubalu.</p>
<p>Kapolres Kupang AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata melalui Kasat Reskrim Iptu Yeni Setiono, Selasa (13/08) membenarkan adanya penetapan tersangka terhadap keempatnya.</p>
<p><a href="http://kabar-independen.com/tag/polres-kupang">Polres Kupang</a> kata Kasat Reskrim, setelah menerima laporan dari Maya Lubalu, telah dilakukan serangkaian penyelidikan, hasilnya telah ditetapkan empat orang tersangka yang diduga kuat melakukan penganiayaan terhadap korban hingga meninggal dunia.</p>
<p>Demi kepentingan proses hukum selanjutnya, keempat orang tersangka menjalani masa tahanan.</p>
<p>Kasat Reskrim menjelaskan, pada saat acara bebas pukul 02.00 WITA, salah seorang terduga pelaku berinisial DU bertengkar dengan Sayen Welkis.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/pesta-pernikahan-berujung-duka-penyidik-polres-kupang-tetapkan-empat-tersangka/">Pesta Pernikahan Berujung Duka, Penyidik Polres Kupang Tetapkan Empat Tersangka</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kasus Pencurian Sapi Marak Terjadi di Takari, Kapolsek : Belum Ada Laporan Resmi</title>
		<link>https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/kasus-pencurian-sapi-marak-terjadi-di-takari-kapolsek-belum-ada-laporan-resmi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Aug 2024 14:34:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata]]></category>
		<category><![CDATA[Iptu Victor Nenotek]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolsek Takari]]></category>
		<category><![CDATA[Pencuri]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Sapi]]></category>
		<category><![CDATA[Takari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=6691</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211; Kasus pencurian ternak sapi milik warga saat ini semakin marak terjadi di...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/kasus-pencurian-sapi-marak-terjadi-di-takari-kapolsek-belum-ada-laporan-resmi/">Kasus Pencurian Sapi Marak Terjadi di Takari, Kapolsek : Belum Ada Laporan Resmi</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oelamasi, KI &#8211;</strong> Kasus <a href="http://kabar-independen.com/tag/pencurian">pencurian</a> ternak sapi milik warga saat ini semakin marak terjadi di wilayah Kecamatan Takari Kabupaten Kupang-NTT. Aksi nekat para pencuri belum juga mampu diungkap oleh pihak Kepolisian.</p>
<p>Yosua Tanaos selaku salah satu korban, Jumat (02/08) melalui pesan WhatsApp mengatakan, kasus ini kembali terjadi di RT.02/RW.01 Dusun I Desa Tuapanaf tanggal 1 Agustus 2024 sekitar pukul 01.00 dini hari.</p>
<p>Dirinya mengakui dua ekor sapi betina miliknya hilang dicuri, dagingnya diambil menyisakan tulang, kulit serta kepala sapi. Mirisnya, dua ekor sapi betina itu dalam keadaan bunting.</p>
<p>&#8220;Saya punya sapi betina dua ekor, pencuri hanya ambil daging dan kasi tinggal anak sapi dalam perut, saya minta polisi segera tangkap pencurinya,&#8221;ujar Yosua Tanaos.</p>
<p>Sebagai pemilik sapi, dirinya berharap agar pihak Kepolisian segera mengungkap sindikat pencurian ini, sebab sudah sangat meresahkan warga.</p>
<p>Sementara itu Kapolres Kupang AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata melalui<br />
Kapolsek Takari IPTU Victor Nenotek yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Jumat (02/08) mengatakan, dari sekian banyak korban tidak ada satupun yang melapor ke pihak Kepolisian.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/kasus-pencurian-sapi-marak-terjadi-di-takari-kapolsek-belum-ada-laporan-resmi/">Kasus Pencurian Sapi Marak Terjadi di Takari, Kapolsek : Belum Ada Laporan Resmi</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dua Hari Pergi Dari Rumah, Lansia di Kupang ditemukan Telah Meninggal</title>
		<link>https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/dua-hari-pergi-dari-rumah-lansia-di-kupang-ditemukan-telah-meninggal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jul 2024 12:29:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Kupang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=6503</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211; Dua hari pergi dari rumah, Barnabas Tanau (79 tahun) laki-laki lanjut usia...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/dua-hari-pergi-dari-rumah-lansia-di-kupang-ditemukan-telah-meninggal/">Dua Hari Pergi Dari Rumah, Lansia di Kupang ditemukan Telah Meninggal</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oelamasi, KI &#8211;</strong> Dua hari pergi dari rumah, Barnabas Tanau (79 tahun) laki-laki lanjut usia (<a href="http://kabar-independen.com/tag/lansia">Lansia</a>) ditemukan telah meninggal di kebun miliknya.</p>
<p>Lansia yang ditemukan meninggal itu warga RT 13 RW 06, <a href="http://kabar-independen.com/tag/desa-kauniki">Desa Kauniki</a>, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur.</p>
<p>Barnabas Tanau diketahui pergi dari rumahnya pada hari Minggu (30/06), kemudian ditemukan sudah tak bernyawa hari Selasa (03/07).</p>
<p>Menurut Kapolres Kupang, AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata, S.I.K., M.H, kematian korban bukan karena adanya tindak kekerasan. Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.</p>
<p>Dijelaskannya, sejak hari Minggu (31/6) saat korban tidak lagi mengunjungi tetangganya.</p>
<p>Menaruh curiga akan kondisi korban yang selama ini menderita sakit, salah satu tetangganya bernama Yusak mencoba mencari korban dirumahnya, namun tidak ditemukan.</p>
<p>&#8220;Yusak terus mencarinya disekitar rumah hingga ke kebunnya yang terletak di belakang rumah korban.<br />
Dan pada hari Selasa (2/7) petang korban ditemukan sudah meninggal dunia.</p>
<p>Atas kejadian tersebut, pihak keluarga menerimanya sebagi musibah dan jalan Tuhan,&#8221; Tandas Kapolres Kupang.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/dua-hari-pergi-dari-rumah-lansia-di-kupang-ditemukan-telah-meninggal/">Dua Hari Pergi Dari Rumah, Lansia di Kupang ditemukan Telah Meninggal</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bantu Atasi Kesulitan Air Bersih di Desa Oelatimo, Kapolres Kupang Sumbang Sumur Bor</title>
		<link>https://kabar-independen.com/daerah/bantu-atasi-kesulitan-air-bersih-di-desa-oelatimo-kapolres-kupang-sumbang-sumur-bor/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Jun 2024 22:00:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Air Bersih]]></category>
		<category><![CDATA[AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Oelatimo]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Kec Kupang Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Kupang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=6312</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211; Kesulitan air bersih kerap dialami Warga Desa Oelatimo Kecamatan Kupang Timur Kabupaten...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/bantu-atasi-kesulitan-air-bersih-di-desa-oelatimo-kapolres-kupang-sumbang-sumur-bor/">Bantu Atasi Kesulitan Air Bersih di Desa Oelatimo, Kapolres Kupang Sumbang Sumur Bor</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oelamasi, KI &#8211;</strong> Kesulitan <a href="http://kabar-independen com/tag/air-bersih">air bersih</a> kerap dialami Warga Desa Oelatimo Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang-NTT, untuk itu Kapolres Kupang berinisiatif memberikan sumbangan satu unit sumur bor.</p>
<p>Sumber air yang tersedia tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan harian warga, terutama pada musim kemarau. Kondisi ini mengakibatkan warga harus menempuh jarak yang jauh untuk mendapatkan air bersih.</p>
<p>Mengutip Tribratanewsupang.com, Senin (10/06) sumbangan <a href="http://kabar-independen.com/tag/kapolres-kupang">Kapolres Kupang</a> AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata bertepatan dengan Hari Ulang Tahun <a href="http://kabar-independen.com/tag/bhayangkara">Bhayangkara</a> ke-78 tahun 2024.</p>
<p>Diharapkan dengan sumur bor tersebut dapat mengatasi keluhan warga serta menjadi solusi jangka panjang bagi kebutuhan air bersih warga <a href="http://kabar-independen.com/tag/desa-oelatimo">Desa Oelatimo</a>.</p>
<p>Warga Desa Oelatimo menyambut baik inisiatif ini dan mengungkapkan rasa terima kasih serta ucapan syukur atas kepedulian Kapolres Kupang.</p>
<p>&#8220;Kami sangat bersyukur atas bantuan sumur bor dari Kapolres Kupang. Ini sangat membantu kami, terutama di musim kemarau. Kini kami tidak perlu lagi kesulitan mencari air bersih,&#8221; ujar seorang warga desa.</p>
<p>Kapolres Agung berharap bantuan yang diberikan kiranya bisa mengatasi problematika yang dialami warga selama ini.</p>
<p>&#8220;Kami berharap sumur bor ini dapat membantu mengatasi masalah air bersih yang dihadapi warga Desa Oelatimo. Kami akan terus berusaha memberikan yang terbaik bagi masyarakat, baik dalam hal keamanan maupun kesejahteraan,&#8221; kata Kapolres Kupang.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/bantu-atasi-kesulitan-air-bersih-di-desa-oelatimo-kapolres-kupang-sumbang-sumur-bor/">Bantu Atasi Kesulitan Air Bersih di Desa Oelatimo, Kapolres Kupang Sumbang Sumur Bor</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dianiaya Berkali-kali, Kakek ini Nekat Habisi Nyawa Seorang Pemuda</title>
		<link>https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/dianiaya-berkali-kali-kakek-ini-nekat-habisi-nyawa-seorang-pemuda/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 May 2024 11:36:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata]]></category>
		<category><![CDATA[Iptu Yeni Setiono]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Kasat Reskrim]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Oesao]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Kupang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=6081</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211; Lantaran dianiaya berkali-kali, seorang kakek berinisial AS (60 tahun) nekat Habsi nyawa...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/dianiaya-berkali-kali-kakek-ini-nekat-habisi-nyawa-seorang-pemuda/">Dianiaya Berkali-kali, Kakek ini Nekat Habisi Nyawa Seorang Pemuda</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oelamasi, KI &#8211;</strong> Lantaran dianiaya berkali-kali, seorang kakek berinisial AS (60 tahun) nekat Habsi nyawa pemuda yang kerap kali menganiaya sang kakek.</p>
<p>Peristiwa naas ini terjadi di <a href="http://kabar-independen.com/tag/pasar-oesao">Pasar Oesao</a> Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang-NTT, Kamis (09/05/2024) sekitar pukul 14.30 WITA.</p>
<p>Mengutip Tribratanewskupang.com, kakek yang merupakan warga RT.28/RW.09 Kelurahan Oesao itu nekat menikam korban Elimas Tanaem (21 tahun) hingga meregang nyawa.</p>
<p>&#8220;kejadiannya kemarin siang sekitar jam 14.30 Wita, saat ini korban sedang dilakukan outopsi dirumah sakit,&#8221;ungkap Kapolres Kupang AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata Kasat melalui Reskrim Iptu Yeni Setiono.</p>
<p>Kejadian naas itu ujar Iptu Yeni Setiono berawal saat terduga pelaku AS<br />
pulang dari kebun mengambil daun lontar muda dan singgah di Pasar Oesao untuk membeli sirih pinang.</p>
<p>Sementara AS duduk, datang korban Elimas Tanaem dan mengatakan &#8220;saya ambil ini parang ! AS menjawab dengan mengatakan jangan main gila, beta pulang&#8221;</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/dianiaya-berkali-kali-kakek-ini-nekat-habisi-nyawa-seorang-pemuda/">Dianiaya Berkali-kali, Kakek ini Nekat Habisi Nyawa Seorang Pemuda</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Terbongkarnya Kasus TKI Ilegal Asal TTS, Polres Kupang Dalami Keterlibatan Pihak Lain</title>
		<link>https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/terbongkarnya-kasus-tki-ilegal-asal-tts-polres-kupang-dalami-keterlibatan-pihak-lain/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 Mar 2024 08:43:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata]]></category>
		<category><![CDATA[Intelkam]]></category>
		<category><![CDATA[Iptu Elpidus Kono Feka]]></category>
		<category><![CDATA[Kab TTS]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten TTS]]></category>
		<category><![CDATA[Kalimantan Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Korporasi]]></category>
		<category><![CDATA[Nunukan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[TKI Ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[TPPO]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=5825</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211; Polres Kupang melalui satu Reserse Kriminal sedang mendalami keterlibatan pihak-pihak lain yang...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/terbongkarnya-kasus-tki-ilegal-asal-tts-polres-kupang-dalami-keterlibatan-pihak-lain/">Terbongkarnya Kasus TKI Ilegal Asal TTS, Polres Kupang Dalami Keterlibatan Pihak Lain</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oelamasi, KI &#8211;</strong> <a href="http://kabar-indepeden.com/tag/polres-kupang" target="_blank" rel="noopener">Polres Kupang</a> melalui satu Reserse Kriminal sedang mendalami keterlibatan pihak-pihak lain yang ikut bermain dibalik terbongkarnya pengiriman 12 orang <a href="https://kabar-independen.com/tag/tki-ilegal">TKI ilegal</a> asal Kabupaten TTS.</p>
<p>Kapolres Kupang AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata, S.I.K., M.H melalui Kasat Reskrim Polres Kupang Iptu Elpidus Kono Feka, S.Sos mengatakan, pendalaman kasus untuk mengungkap siapapun dia apakah perorangan maupun <a href="https://kabar-independen.com/tag/korporasi">korporasi</a> yang diduga terlibat.</p>
<figure id="attachment_5819" aria-describedby="caption-attachment-5819" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-5819" src="https://kabar-independen.com/wp-content/uploads/2024/03/IMG-20240330-WA0004-wm-137061.60000000894_watermarked.jpg" alt="IMG 20240330 WA0004 wm 137061.60000000894 watermarked" width="640" height="360" title="Terbongkarnya Kasus TKI Ilegal Asal TTS, Polres Kupang Dalami Keterlibatan Pihak Lain 1" srcset="https://kabar-independen.com/wp-content/uploads/2024/03/IMG-20240330-WA0004-wm-137061.60000000894_watermarked.jpg 640w, https://kabar-independen.com/wp-content/uploads/2024/03/IMG-20240330-WA0004-wm-137061.60000000894_watermarked-400x225.jpg 400w, https://kabar-independen.com/wp-content/uploads/2024/03/IMG-20240330-WA0004-wm-137061.60000000894_watermarked-250x140.jpg 250w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-5819" class="wp-caption-text">TKI ilegal yang berhasil diamankan anggota Satuan Intelkam Polres Kupang di Kelurahan Oesao.</figcaption></figure>
<p>Mengutip Tribratanewskupanh.com, Minggu (31/03/2024), pengiriman 12 orang ke Negeri Jiran Malaysia berhasil diendus dua orang anggota Satuan Intelkam Aipda Semi Ndaomanu dan Bripka Farid Ndoki.</p>
<p>12 orang tersebut merupakan  warga Kabupaten Timor Tengah Selatan dan seorang warga Kabupaten Kupang terdiri dari 9 laki-laki serta 3 perempuan dengan inisial SN (25), MT (25), YM (20), NM (30), AL (21), SYM (21),JM (20), JN (39),YS (19),OL (21), MKT (20) dan YM (36)</p>
<p>Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata mereka tidak memiliki dokumen yang lengkap dan menurut rencana akan diberangkatkan hari ini ke Malaysia menggunakan KM Bukit Siguntang via Nunukan.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/terbongkarnya-kasus-tki-ilegal-asal-tts-polres-kupang-dalami-keterlibatan-pihak-lain/">Terbongkarnya Kasus TKI Ilegal Asal TTS, Polres Kupang Dalami Keterlibatan Pihak Lain</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polres Kupang Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan di Desa Oebelo</title>
		<link>https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/polres-kupang-gelar-rekonstruksi-kasus-pembunuhan-di-desa-oebelo/</link>
					<comments>https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/polres-kupang-gelar-rekonstruksi-kasus-pembunuhan-di-desa-oebelo/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Dec 2023 06:55:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Iptu Elpidus Kono Feka]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Pembunuhan di Oebelo]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Kupang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=4963</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211; Polres Kupang menggelar rekonstruksi kasus penganiayaan terhadap pasangan kumpul kebo yang menyebabkan...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/polres-kupang-gelar-rekonstruksi-kasus-pembunuhan-di-desa-oebelo/">Polres Kupang Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan di Desa Oebelo</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Oelamasi, KI &#8211; </strong>Polres Kupang menggelar rekonstruksi kasus penganiayaan terhadap pasangan kumpul kebo yang menyebabkan korban meninggal dunia, Jumat (08/12/2023) di Desa Oebelo Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang-NTT.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kapolres Kupang AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata melalui Kasat Reskrim Iptu Elpidus Kono Feka menjelaskan, rekonstruksi bertujuan memberikan gambaran kepada penyidik untuk dicocokkan dengan keterangan tersangka dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), .</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tersangka Apsi Amnahas kata Kasat Reskrim memeragakan 22 rangkaian adegan dimulai awal kejadian hingga pasca tersangka diduga menghabisi nyawa korban berinisial IDA.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Hari ini kami dari Polres Kupang melaksanakan rekonstruksi terkait dugaan tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan meninggalnya orang,&#8221;ucap Kasat Reskrim.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, dari 22 adegan terdapat beberapa adegan Penyidik menggunakan peran pengganti lantaran keterangan tersangka selalu berubah-ubah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sebagian adegan dari awal hingga akhir diperankan dengan baik oleh tersangka,&#8221;ungkapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rekonstruksi bebernya sekaligus untuk mengetahui fakta sebenarnya tentang kronologis dan perbuatan tersangka menghabisi nyawa korban.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tersangka Apsi Amnahas kerab berubah-ubah memberikan keterangannya, tetapi penyidik memiliki alat bukti lain yang menggambarkan perbuatan tersangka menghabisi nyawa korban.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/polres-kupang-gelar-rekonstruksi-kasus-pembunuhan-di-desa-oebelo/">Polres Kupang Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan di Desa Oebelo</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/polres-kupang-gelar-rekonstruksi-kasus-pembunuhan-di-desa-oebelo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sedang Asik Cari Biji Legundi di Pantai, Warga Fatuleu Barat Tewas Tersambar Petir</title>
		<link>https://kabar-independen.com/daerah/sedang-asik-cari-biji-legundi-di-pantai-warga-fatuleu-barat-tewas-tersambar-petir/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Nov 2023 00:17:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Tuakau]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[IPDA David L Fangidae]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolsek Fatuleu]]></category>
		<category><![CDATA[Kec Fatuleu Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai Bisolo]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Warga tersambar petir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=4932</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211; Saat sedang asik mencari biji tanaman Legundi di Pantai Bisolo, warga Desa...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/sedang-asik-cari-biji-legundi-di-pantai-warga-fatuleu-barat-tewas-tersambar-petir/">Sedang Asik Cari Biji Legundi di Pantai, Warga Fatuleu Barat Tewas Tersambar Petir</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Oelamasi, KI &#8211; </strong>Saat sedang asik mencari biji tanaman Legundi di Pantai Bisolo, warga Desa Tuakau Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang-NTT Barat tewas tersambar petir, Selasa (28/11/2023) sekitar pukul 15.00 WITA.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kapolres Kupang AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata melalui Kapolsek Fatuleu Ipda David L. Fangidae menjelaskan, korban bernama Venty Yumelda Naklui (28 tahun) warga RT.10/RW 05 Dusun III Desa Tuakau.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terkait kronologis kejadian, korban bersama anak kandungnya sedang asik mencari biji tanaman Legundi di pantai Trans Bisolo.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sekitar pukul 15.00 WITA hujan lebat, anak kandung korban berlari mencari tempat berteduh, saat itu korban tetap berada di pantai. Anak korban berteriak memanggil korban namun tidak ditanggapi oleh korban.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Anak korban kemudian berlari kembali ke pantai dan mendapati korban (ibu kandungnya) terbaring tidak bergerak. Anak korban kemudian berlari mencari pertolongan dan bertemu saksi lainnya yakni Yesua Sale, saksi lalu memberitahukan kejadian tersebut kepada warga lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Saat kejadian, korban sedang memegang satu buah ember dan sebilah parang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan hasil pemeriksaan petugas medis dari Puskesmas Poto, korban tewas akibat tersambar petir, ada luka bakar di sekujur tubuh korban. (Jessy)</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/sedang-asik-cari-biji-legundi-di-pantai-warga-fatuleu-barat-tewas-tersambar-petir/">Sedang Asik Cari Biji Legundi di Pantai, Warga Fatuleu Barat Tewas Tersambar Petir</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
