Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Warga Desa Pathau Wajib Kumpul Uang Untuk Konsumsi Kunker Gubernur, Bupati Kupang dan Rombongan

kabar-independen.com
WaterMark1680930168892
Surat Kepala Desa Pathau

Obet Bansole menjelaskan, dirinya masih menunggu kehadiran Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT untuk berkoordinasi terkait persiapan menanti kunjungan kerja Gubernur NTT, Bupati Kupang dan rombongan.

Sementara itu, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pathau Silvester Reinati mengaku tidak sependapat dengan keputusan Kepala Desa.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin produk anda tampil disini? Klik Disini!!!

Menurut Ketua BPD Pathau yang dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Sabtu (08/04/2023), warga Desa Pathau saat ini sedang mengalami kesulitan ekonomi ditambah dengan harga kebutuhan pokok yang kian melonjak.

Baca Juga :  Dari Perbatasan untuk Nusantara: Tenun Ikat Belu Pukau Panggung ‘Persit Bisa 2’ di Balai Kartini

Boleh saja warga dimintai sumbangan asalkan tidak ada kata wajib dalam surat yang ditandatangani oleh Kepala Desa Pathau, silahkan warga memberi dari kemampuan masing-masing secara sukarela bukan wajib. Dirinya berharap pemerintah bijaksana menyikapi kondisi serba sulit yang sedang dialami warga Desa Pathau.

“Kalau Kepala Desa minta warganya yang ada ubi kayu, pisang, kelapa, Lombok, jagung, tomat bisa dikumpulkan untuk dimasak lalu jamu para tamu, kalau ini saya sepakat tetapi kalau sudah wajib kumpul uang 50.000 itu yang saya tidak setuju,”ujarnya. (Jessy)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com

+ Gabung