Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

PRAJA PATI Percepatan Rehabilitasi Infrastruktur Jalan Melalui Pos Pantau Action

kabar-independen.com
Reporter : Jermi Mone Editor: Redaksi
IMG 20240906 WA0043
Mateldius S. J Sanam, ST selaku Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Kupang

Kerusakan jalan yang terjadi baik akibat umur pakai yang sudah lama, penggunaan di luar kapasitasnya maupun karena cuaca dan bencana alam seperti curah hujan yang tinggi dan banjir, lajunya cukup tinggi. Sementara penanganan yang dilakukan baik dalam bentuk peningkatan, pemeliharaan berkala maupun pemeliharaan rutin sangat lamban dan terbatas.

Dinas PUPR Kabupaten Kupang bertanggungjawab penuh terhadap infrastruktur jalan di Kabupaten Kupang yang merupakan faktor utama untuk kelancaran transportasi yang menunjang pertumbuhan ekonomi terutama dalam menekan harga dan laju inflasi. Dengan tersedianya sarana transportasi yang memadai guna mempersingkat jarak dan waktu tempuh, maka akan berujung pada terkendalinya harga pasar.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin produk anda tampil disini? Klik Disini!!!

Pembangunan infrastruktur menjadi hal penting salah satu indikator kemajuan suatu negara/wilayah/daerah menurut banyak penelitian oleh para ahli. Hal ini karena pembangunan infrastruktur dapat memacu pertumbuhan ekonomi, serta terciptanya lapangan pekerjaan. Pembangunan infrastruktur transportasi di pinggiran selain untuk kepentingan security tetapi juga prosperity dalam kerangka negara kesatuan.

Baca Juga :  Atasi Stunting dan Kemiskinan Ekstrem, Wamen Dikti Sains-Tek Lepas 2.319 Mahasiswa KKN GENTASKIN Batch II di NTT

Permasalahan yang dihadapi oleh Kabupaten Kupang sebagai daerah perbatasan dan tertinggal antara lain berupa: 1) Luasnya wilayah 2) Permukiman sporadis; 3) Topografi yang berbukit-bukit, 4) Terisolasinya daerah-daerah potensial ekonomi; 5) Kemiskinan, dan 6) keterbatasan prasarana dan sarana pelayanan publik (infrastruktur).

Kabupaten Kupang mengalami darurat Infrastruktur atau Defisit infrastruktur, padahal infrastruktur memiliki peranan yang penting bagi pertumbuhan ekonomi. Apabila dalam jangka waktu lima sampai sepuluh tahun mendatang, tidak ada kebijakan publik yang luar biasa dengan dukungan dari pemerintah pusat, maka keterlambatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kupang akan menjadi ganjalan atau bottle neck bagi upaya percepatan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini. Total panjang jalan Kabupaten Kupang 837,66 Km dengan kondisi rusak berat 69,98 persen.

Baca Juga :  Atasi Stunting dan Kemiskinan Ekstrem, Wamen Dikti Sains-Tek Lepas 2.319 Mahasiswa KKN GENTASKIN Batch II di NTT

Kondisi Saat ini di Kabupaten Kupang, bahwa kerusakan jalan sudah sangat membutuhkan penanganan serius dan berkelanjutan, karena jalan di Kabupaten Kupang setiap waktunya selalu dilalui oleh kendaraan berat sehingga kondisi jalan rentan terhadap kerusakan, seperti jalan berlubang, bergelombang dan aspal yang kerap mengelupas. Selain kualitas proyek pembuatan jalan yang masih rendah, faktor pemeliharaan jalan yang masih lamban menjadi permasalahan tersendiri yang harus segera dibenahi.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com

+ Gabung