Alhasil, tiga unit rumah itu belum rampung hingga saat ini. Pembangunan dua unit hanya sampai tahap cor sloof atas, sedangkan progres satu unitnya justru lebih buruk dibandingkan dua unit lainnya.

Kerabat korban lanjut dia, terpaksa patungan merogoh kocek untuk melanjutkan pemasangan kap beton, sementara kosen dan seng berikut lisplan sudah disediakan dari dana Seroja.
“Dua unit sudah selesai walaupun keluarga patungan untuk kerja lanjutan, sedangkan satu unit itu batako terpasang masih setengah, kasian lansia itu karena terpaksa tinggal dalam satu kamar ibarat kamar kost, makan, minum, tidur, MCK dalam satu kamar, bilangnya pihak ketiga yang kerja tapi kami tidak pernah lihat pihak ketiga itu di lokasi, semua disediakan oleh Kepala Desa, pintu dan jendela belum ada juga,”bebernya.
Oleh karena itu, warga meminta pertanggungjawaban Kepala Desa yang katanya mewakili pihak ketiga untuk segera menyelesaikan, sebab terhitung sudah sekitar 18 bulan belum juga rampung.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












