Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Masyarakat Nyatakan Tolak Rencana Pembangunan Pabrik Kulit di Desa Oebelo, Ini Alasannya!

kabar-independen.com
Reporter : Yeyen Editor: Redaksi
IMG 20260206 WA0048
Bangunan dalam lokasi persawahan Oebelo yang akan dijadikan tempat tinggal sekaligus tempat usaha pabrik kulit.

Oelamasi, KI – Masyarakat secara tegas menyatakan menolak rencana pembangunan pabrik kulit yang berlokasi di RT. 02/RW. 01 Dusun I Desa Oebelo Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang-NTT.

Penolakan masyarakat itu tergambar jelas pada saat dilakukan sosialisasi yang difasilitasi oleh Pemerintah Desa Oebelo yang berlangsung, Jumat (06/02) di Aula Kantor Desa.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin produk anda tampil disini? Klik Disini!!!

Dalam rapat yang dipimpin langsung Kepala Desa Oebelo Marthen Halla serta turut dihadiri Ketua BPD Armindo Gonsalves, para tokoh masyarakat, tokoh agama, juga menghadirkan Mulyati selaku pemilik usaha berlangsung dalam suasana damai.

Baca Juga :  Atasi Stunting dan Kemiskinan Ekstrem, Wamen Dikti Sains-Tek Lepas 2.319 Mahasiswa KKN GENTASKIN Batch II di NTT

Marthen Halla saat membuka sosialisasi menyatakan bahwa pemerintah desa belum pernah diberitahukan tentang rencana pendirian bangunan di tengah-tengah lokasi persawahan Oebelo.

“Saya tidak pernah tau atau diberikan informasi kalau ada rencana pembangunan pabrik kulit, saya baru tau ketika mendampingi mahasiswa KKN melakukan pendataan di Dusun I, sehingga saya berinisiatif mengumpulkan masyarakat serta pemilik usaha untuk sosialisasi,”ungkapnya.

Marthen Halla menggambarkan, kondisi terkini di lokasi objek penolakan yang saat ini sudah dilakukan proses pembangunan. Lahan sawah yang sudah dibeli oleh pemilik usaha kondisinya sudah ada proses pekerjaan bangunan yang rencananya akan digunakan sebagai tempat tinggal sekaligus tempat usaha pabrik kulit sapi untuk bahan baku pembuatan kerupuk kulit.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com

+ Gabung