“Setelah itu lurah datang lapor saya katanya ada 3 titik yaitu ke embung, jalan tani kemudian ke sekolah SD itu. Waktu pak lurah lapor saya, yang mereka survei ke lahan produksi pertanian itu jaraknya hampir 4 kilo,”Ucap Camat Kupang Timur.
Ia mengatakan, sangat mubasir jika jarak jalan yang direncanakan sepanjang 4 kilometer sementara yang bisa dibangun hanya sepanjang 273 meter saja dan tidak mencapai lokasi produksi pertanian. Begitupun rencana jalan menuju ke lokasi embung.
Oleh karena itu dirinya memutuskan untuk membangun jalan menuju sekolah dengan pertimbangan utama agar saat musim hujan tidak menjadi halangan para siswa dan guru dapat dengan nyaman pergi ke sekolah.
“Kalau begitu kita prioritaskan ke sekolah saja karena itu kebutuhannya banyak orang, kalau jalannya bagus pasti anak ke sekolahnya rajin, orang tua antar anak ke sekolah juga tidak mengalami kendala, guru – guru juga demikian,”Tutupnya. (Jessy)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












