Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Dinas Peternakan Kabupaten Kupang Diduga Kuat Terlibat Gratifikasi dan Mafia Pengiriman Ternak Sapi

kabar-independen.com
2018 10 02

Dikatakan sumber, praktek curang ini pun direncanakan akan dilanjutkan pada tahun 2025, kuat dugaan para pengusaha itu menggunakan hasil analisis untuk rekomendasi dari Kabupaten Timor Tengah Selatan lalu data sapi dari Kabupaten TTS digunakan sebagai dasar mengambil rekomendasi dari Kabupaten Kupang.

Sumber melanjutkan, rekomendasi dari Kabupaten TTS itulah yang digunakan mengurus rekomendasi dari Kabupaten Kupang dan kemudian digunakan sebagai dasar membayar retribusi daerah.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin produk anda tampil disini? Klik Disini!!!

“Coba tanyakan apa ada regulasi yang mengatur dokter hewan itu melakukan timbang sapi, tapi ini dilakukan sebagai alasan untuk gratifikasi,”ungkap sumber.

Sumber melanjutkan bahwa, rekomendasi pengiriman sapi ke luar daerah yang diperoleh dari Dinas Peternakan tahun 2025 namun sapi sudah terlebih dahulu dikirim ke luar daerah sebelum keluarnya rekomendasi dari Kabupaten Kupang.

Sumber mendesak agar Bupati Kupang segera membentuk tim Satuan Tugas (Satgas) untuk menelusuri rekomendasi pengiriman sapi tersebut.

Sementara itu, Pandapotan Sialagan selaku Kepala Dinas Peternakan yang dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa (08/04) malam membantah adanya praktek mafia dan gratifikasi.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com

+ Gabung