Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Data Korban Bencana Seroja, Dana BTT Jadi Bidikan Utama Pansus DPRD

kabar-independen.com
1621387338179 scaled

Dirinya meragukan akurasi dan objektifitas data yang dirilis posko bencana. Jika kemudian data yang bersumber dari posko bencana menjadi acuan penyaluran bantuan rehabilitasi hunian, maka hal itu menjadi potensi konflik di masyarakat.

Untuk itu, Hans Taopan minta Bupati Kupang bijak menggunakan data yang diyakini akurasinya sehingga tidak terkesan pemerintah daerah seperti berada dipersimpangan jalan.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin produk anda tampil disini? Klik Disini!!!

Menurutnya, Bupati Kupang sehari pasca bencana memerintahkan para pimpinan OPD turun ke masing – masing lokasi untuk melakukan survei lapangan dan selanjutnya pihak desa/kelurahan melakukan pendataan.

Baca Juga :  SPPG Sikumana Resmi Beroperasi: Targetkan 726 Anak PAUD dan TK di Kota Kupang Mulai Selasa

“Mengapa sekarang ada yang dapat, ada yang lain tidak dapat. Bahkan ada korban yang lebih layak dapat malah tidak ada nama, ini soalnya ada dimana? Pak Bupati tidak didukung oleh orang – orang kepercayaan dalam mengelola data,”Tegasnya.

Selain persoalan akurasi data, anggota DPRD dalam RDP juga tajam menyoroti tentang distribusi bantuan kepada korban bencana. Banyak masyarakat korban bencana mengaku belum tersentuh bantuan bencana dan bahkan ada pula korban yang tidak terdata.

Mesak Mbura, Anggota DPRD asal Partai Perindo lebih menyoroti soal dana Bantuan Tidak Terduga (BTT) yang dialokasikan pasca Bupati Kupang menetapkan status bencana nasional diwilayah ini.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com

+ Gabung