Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

26 Sekolah di Kabupaten Kupang Tidak Terima Dana BOS, Terbanyak Sekolah GMIT

kabar-independen.com
IMG 20230508 WA0014
Emanuel Buan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kupang.

Said Badjideh selaku Manager dana BOS mengatakan, persoalan ini terjadi akibat kelalaian dari satuan pendidikan itu sendiri yang terlambat melakukan verifikasi dapodik sesuai batas waktu yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan RI.

Ia merincikan, dari 26 sekolah terbanyak milik GMIT yaitu sebanyak 23 sekolah dasar, 1 SMP milik yayasan Advent dan 2 sekolah milik yayasan katolik. Diantara 26 sekolah ada yang tidak memiliki SK pendirian dan ijin operasional, ada pula yang tidak melakukan pembaruan SK pendirian dan ijin operasional.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin produk anda tampil disini? Klik Disini!!!
IMG 20230404 WA0038
Johanis Mase Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kupang.

Sementara itu, Johanis Mase Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kupang mengatakan, 26 sekolah itu tidak bisa dibiarkan begitu saja tanpa menerima dana BOS, harus diperjuangkan oleh pemerintah.

“Rasanya tidak adil kalau sekolah milik GMIT dan yayasan lain yang sudah mendidik anak bangsa ini tidak mendapat dana BOS,”ungkap Johanis Mase.

Ketua DPC PDIP Kabupaten Kupang ini menegaskan, lembaga DPRD dalam waktu dekat akan segera menggelar rapat untuk menentukan sikap politis terkait persoalan krusial ini.

Sekolah yang didirikan oleh GMIT ungkapnya, itu hadir sebelum Indonesia merdeka, banyak pejabat di NTT merupakan alumni sekolah GMIT sehingga regulasi tidak boleh menghilangkan peran sekolah GMIT serta sekolah yang didirikan oleh yayasan lainnya.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com

+ Gabung