Penyerapan APBD yang rendah berdampak langsung pada pemulihan ekonomi masyarakat yang porak-poranda akibat pandemic corona dan bencana Seroja.
“Kita tau bahwa sekarang dengan keterbatasan anggaran yang diberikan oleh pemerintah tetapi anggaran yang ada tidak mampu dimaksimalkan maka pemerintah pasti tidak akan mampu mengatasi permasalah di masyarakat,”Ucap Politisi Partai Gerindra ini.
Diberitakan sebelumnya, Hingga kuartal ke tiga semester ke dua bulan Juli 2021, tingkat penyerapan APBD Kabupaten Kupang Tahun Anggaran 2021 baru mencapai 13 persen.
Realisasi 13 persen APBD tahun 2021 tersebut seluruhnya bersumber dari belanja pegawai, sementara untuk belanja barang dan jasa presentasenya masih berjalan ditempat. (Jessy)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












