‘beliau (Octo La’a-red) datang menjenguk kami dengan membawa bantuan sembako untuk kami, sekaligus melakukan reses,”Ujar Manoh.
Dari situlah kata dia, anggota DPRD memberikan solusi dengan mengatakan lokasi awal tidak lagi pantas dari sisi kondisi alam untuk dibangun rumah, perlu ada relokasi ke lokasi yang baru. Tawaran solusi saat itu yakni normalisasi kali serta relokasi ke tempat yang baru.
Relokasi merupakan pilihan bersama 124 Kepala Keluarga, ini keputusan bersama yang diambil dalam pertemuan bersama, Seroja terjadi di wilayah RT 08 – 10 Dusun IV dan V.
Ia mengatakan, lahan yang digunakan untuk relokasi dan pembagunan huntap adalah tanah Ulayat milik keluarga Masus yang di hibahkan seluas 5 hektar.
“Saya dipilih sebagai ketua panitia lokal untuk memimpin 124 KK membersihkan lahan yang diserahkan oleh keluarga Masus,”ucapnya. (Jessy)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












