“Tempo hari sosialisasi bilang nanti ada lapisan agregat B lalu dikasi padat kemudian tambah agregat A lalu dipadatkan baru hotmix. Sosialisasi dengan kenyataan berbeda, ada titik tertentu dari agregat B langsung hotmix,”ungkap sumber.
Sementara itu, Teldy Sanam selaku Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kupang yang dikonfirmasi diruang kerjanya, Jumat (28/07/2023) mengatakan, untuk segmen tertentu ada yang menggunakan agregat B kemudian dilapisi agregat A dan terkahir lapisan hotmix.
Ia mengatakan, terdapat segmen tertentu juga yang dianggap konstruksi awal dianggap sudah memadai langsung dilapisi agregat A kemudian langsung lapisan HRS (Hot Rolled Sheet) atau campuran bergradasi senjang yang menggunakan agregat kasar dan agregat halus (aspal hotmix).
Jadi itu mungkin yang mereka lihat bahwa tidak dua lapis berarti tidak menggunakan agregat B, langsung agregat A dan langsung HRS,”tandanya. (Jessy)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












