Pasar oesao menjadi titik bertemunya penjual dan pembeli baik dari Kabupaten Kupang maupun yang datang dari Kota Kupang. Banyak orang berkerumun itu terlihat ada yang tidak mentaati protokol kesehatan Covid-19.
Hal ini seharusnya menjadi sasaran Tim satgas Covid Kelurahan oesao melakukan upaya nyata menanggulangi penyebaran virus Corona ini.
“Tidak ada satu pos yang khusus periksa masyarakat, apakah mereka pakai masker atau tidak. Penanganan seperti ini tidak ada, kalau menurut saya sebagai tokoh masyarakat itu tidak pernah ada,”Ungkapnya.
Menurutnya, tim covid-19 tingkat Kelurahan oesao telah terbentuk namun hingga menjelang akhir bulan Desember ini tidak pernah diajak rapat membahas langkah taktis penanganan covid di Kelurahan Oesao.
“Satgas hanya dikasi format tugas, lalu disuruh tanda tangan katanya untuk uang jalan tapi sampai hari ini kita tidak tau dimana itu uang jalan, apakah ini hanya sekedar untuk menyenangkan tim yang ada ataukah disalahgunakan oleh bagian kelurahan,”Tandasnya.
Pernah diberitakan sebelumnya, Terkait upaya penanggulangan penyebaran virus Corona di Kelurahan Tuatuka, warga mengatakan bahwa kelurahan sama sekali tidak pernah melakukan aksi nyata di lapangan.
Posko Covid-19, pembagian masker, pembagian hand sanitizer, penyemprotan desinfektan di kelurahan Tuatuka murni dilakukan oleh masyarakat secara swadaya ditambah dengan peran aktif pihak gereja.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












