Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Warga Kecamatan Kupang Timur Akui Tidak Ada Aksi Nyata Satgas Covid

kabar-independen.com
corona 5174671 1280

Pasar oesao menjadi titik bertemunya penjual dan pembeli baik dari Kabupaten Kupang maupun yang datang dari Kota Kupang. Banyak orang berkerumun itu terlihat ada yang tidak mentaati protokol kesehatan Covid-19.

Hal ini seharusnya menjadi sasaran Tim satgas Covid Kelurahan oesao melakukan upaya nyata menanggulangi penyebaran virus Corona ini.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin produk anda tampil disini? Klik Disini!!!

“Tidak ada satu pos yang khusus periksa masyarakat, apakah mereka pakai masker atau tidak. Penanganan seperti ini tidak ada, kalau menurut saya sebagai tokoh masyarakat itu tidak pernah ada,”Ungkapnya.

Baca Juga :  Rapat Evaluasi MBG Digelar Pemkab Kupang, Lemahnya Pengawasan SPPG Jadi Akar Masalah. Camat diperintahkan Awasi

Menurutnya, tim covid-19 tingkat Kelurahan oesao telah terbentuk namun hingga menjelang akhir bulan Desember ini tidak pernah diajak rapat membahas langkah taktis penanganan covid di Kelurahan Oesao.

“Satgas hanya dikasi format tugas, lalu disuruh tanda tangan katanya untuk uang jalan tapi sampai hari ini kita tidak tau dimana itu uang jalan, apakah ini hanya sekedar untuk menyenangkan tim yang ada ataukah disalahgunakan oleh bagian kelurahan,”Tandasnya.

Pernah diberitakan sebelumnya, Terkait upaya penanggulangan penyebaran virus Corona di Kelurahan Tuatuka, warga mengatakan bahwa kelurahan sama sekali tidak pernah melakukan aksi nyata di lapangan.

Baca Juga :  Hasil Bumi dikeruk, Pengusaha Semakin Kaya Sementara Rakyat Nikmati Lumpur dan Debu. Potret Eksplorasi Galian C di Takari.

Posko Covid-19, pembagian masker, pembagian hand sanitizer, penyemprotan desinfektan di kelurahan Tuatuka murni dilakukan oleh masyarakat secara swadaya ditambah dengan peran aktif pihak gereja.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com

+ Gabung