Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Virus Anjing Gila Mulai Menyebar di Kabupaten Kupang, PDIP Desak Pemkab Segera Atasi

kabar-independen.com
Reporter : Semi Pello Editor: Redaksi
295cb457 b59c 4ccf aec3 9eaa5f6761ef

“Kita berbatasan langsung dengan TTS, saat kejadian pertama di sana harusnya kita juga sudah siap semua termasuk ketersediaan Vaksin Anti Rabies,”bebernya.

Mirisnya lagi, tempat penyimpanan vaksin tidak disediakan sehingga stok vaksin pun tidak tersedia. Jatuhnya korban jiwa akibat virus berbahaya ini menunjukkan bahwa pemerintah terlambat dan gagal penanganannya.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin produk anda tampil disini? Klik Disini!!!

Vaksin kata dia sesuai penjelasan dinas terkait hanya tersedia di Puskesmas Naibonat, Oesao dan Camplong, sementara kasus terjadi di luar wilayah pelayanan tiga Puskesmas ini. Artinya pemerintah dengan sengaja mempercepat kematian warganya sendiri.

Baca Juga :  Atasi Stunting dan Kemiskinan Ekstrem, Wamen Dikti Sains-Tek Lepas 2.319 Mahasiswa KKN GENTASKIN Batch II di NTT

Deasy Ballo-Foeh heran mengapa vaksin tidak tersedia di semua Puskesmas, padahal nyatanya sudah ada korban jiwa.

Pada kesempatan tersebut Dessy Ballo-Foeh juga meminta agar para awak media dapat menyebarkan berita terkait Virus Rabies secara masif kepada masyarakat Kabupaten Kupang.

“Teman teman media tolong terus publikasi soal ini agar lebih banyak yang tahu. Semoga berita ini tidak tertutup berita jelang pilkada. Perbanyak berita soal virus rabies ini”, harapnya.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com

+ Gabung