Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Revolusi 5P Pemkab Kupang Hanya Isapan Jempol

kabar-independen.com
IMG 20210621 125916 scaled

Sofia Malelak – de Haan, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kupang usai RDP mengatakan, 90 persen masyarakat kabupaten kupang bergantung pada sektor pertanian, dan pemerintah sudah punya tekad, untuk pengembangan pertanian menjadi lokomotif utama dari revolusi 5P untuk menunjang pembangunan ekonomi di Kabupaten Kupang.

Ia mengaku sangat kecewa mendengar data yang disampaikan Poktan bahwa di musim tanam kedua 2021, kelompok tani dahulu rasa tidak dapat jatah pupuk bersubsidi.

Persoalan kelangkaan pupuk berulang kali terjadi setiap tahun, Dinas pertanian beralasan katanya data tidak lengkap, data ditolak karena PPL tidak mendampingi petani dengan baik di lapangan dalam penyusunan RDKK.

Dinas Pertanian kebingungan menjelaskan tentang kelangkaan pupuk, alasan di sampaikan tidak jelas. Dinas beralasan bahwa pupuk tersimpan di pengecer, namun sekejap berubah katanya disimpan di distributor.

”Sepertinya kita ada dalam lingkaran setan dalam menghadapi persoalan pupuk bersubsidi, di kabupaten kupang kita tanya bahwa ada di distributor, ada di pengecer pengecer,” Ungkap Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kupang.

Baca Juga :  Optimalkan Potensi Bahari,  Bupati Kupang Sambut Baik Program LAUTRA dari KKP RI

Politisi partai NasDem ini juga sangat sesalkan jawaban dari pemerintah dalam hal ini dinas pertanian, tidak mampu memberi solusi. Dinas tidak memiliki kepekaan dalam mencari solusi alternatif untuk mendorong percepatan pembangunan pada sektor pertanian.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com

+ Gabung