Oelamasi, KI – Program unggulan Pemerintah Kabupaten Kupang yakni Revolusi 5P (Pertanian, Perikanan, Peternakan, Perkebunan dan Pariwisata) yang didengungkan selama ini hanyalah isapan jempol.
Sektor Pertanian yang menjadi salah satu bagian penting dalam revolusi 5P dinilai terbengkalai pada tingkatan penjabaran program oleh Dinas Pertanian Kabupaten.
Persoalan kelangkaan pupuk menjadi momok menakutkan bagi para petani yang menjadi ujung tombak dalam keberhasilan revolusi bidang pertanian. Dinas pertanian pun sepertinya kehilangan akal mengurai persoalan kelangkaan pupuk dikalangan petani.
Fakta yang terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi II DPRD Kabupaten Kupang dengan Dinas Pertanian, Senin (21/06/2021) di Ruang Rapat Komisi II semakin memberi garansi bahwa program revolusi 5P hanyalah kabar angin.
RDP itu terlaksana untuk mencari solusi terkait kelangkaan pupuk yang dialami Kelompok Tani (Poktan) Dahulu Rasa Desa Mata Air Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang – NTT.
Poktan ini terpaksa pulang dengan kecewa lantaran Dinas Pertanian tidak mampu mencarikan solusi untuk persoalan yang dihadapi petani.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












