Bangsa Indonesia sampai hari ini masih menghadapi banyak tantangan baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri yang cukup berat. Maka semua elemen bangsa harus kokoh, kuat dalam menghadapi berbagai tantangan serta mempertahankan dan mengisi kemerdekaan Indonesia.
Ia mengatakan, tantangan dari luar negeri berupa invasi Rusia ke Ukraina, ancaman resesi ekonomi, belum lagi tantangan dari dalam negeri berupa harga kebutuhan pokok berupa beras, minyak goreng, banyak kasus korupsi masif terjadi di Indonesia secara umum maupun di NTT khususnya, banyak terjadi pelanggaran hukum dan sebagainya. Kondisi ini dikuatirkan akan menjadi pemicu masyarakat bertindak diluar kewajaran.
Empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika banyak berbicara tentang nilai-nilai yang mesti dipedomani agar tidak terjadi hal-hal negatif yang menggerus persatuan dan kesatuan bangsa. Masyarakat harus terus diberikan pemahaman bahwa seburuk apapun kondisi yang dialami harus tetap yakin bahwa Tuhan di atas segalanya. Sesulit apapun kondisi yang dialami, masyarakat haruslah tetap tenang, tetap yakin sebagai bangsa yang beragama sebagaimana diatur dalam Pancasila.
Empat pilar kebangsaan sebagai tiang penyangga kokoh berdirinya rumah bangsa Indonesia. Ia mencontohkan, banyak negara hancur lantaran tidak memiliki filosofi kuat sebagai pengikat persatuan dan kesatuan. Indonesia memilik 4 pilar kebangsaan yang dirumuskan sedemikian rupa oleh para pendiri bangsa yang nilainya sangat kuat sebagai perekat bangsa ini.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












