Sementara itu, Angga Silitonga pelatih bertangan dingin yang memoles Susanti Ndapataka menjadi atlet berprestasi menguraikan cerita yang mencengangkan.
Menurutnya, atlet binaannya telah menunjukan prestasi luar biasa selama 5 tahun berlatih. Tercatat Susanti Ndapataka pernah meraih medali emas pada kejuaraan nasional tahun 2018, meraih medali emas Pra PON tahun 2019 dan medali emas PON XX Papua.
Bahkan jika tidak terkendala pandemic covid-19, Susanti Ndapataka akan mengikuti kejuaraan dunia Muay Thai di Dubai UEA dan di Bangkok Thailand tahun 2020, namun batal lantaran covid-19.
Angga Silitonga mengatakan, untuk mengikuti beberapa kejuaraan itu termasuk Pra PON, dirinya harus merogoh kocek pribadi membiayai atlet binaannya bertanding. Bahkan, dirinya terpaksa harus menggadaikan BPKB motornya serta berjualan kue tart susu untuk biaya berlatih dan biaya transportasi mengikuti kejuaraan.
Susanti Ndapataka didepan keluarga yang menghadiri acara penjemputanya mengungkapkan rasa syukur atas prestasi yang diraihnya.
Prestasi ini merupakan buah dari latihan keras dan doa dari ayah kandungnya serta keluarga dan teman-temannya.
Ia juga mengisahkan perjuangannya hingga mencapai prestasi tertinggi tingkat Nasional. Dengan segala keterbatasan, ia tidak patah semangat dan atas dorongan pelatih, dirinya berhasil meriah medali emas. (Jessy)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












