
Material yang digunakan ungkap sumber sangat tidak berkualitas dan jauh dari harapan. Jika turun hujan, kondisi jalan akan tambah berlumpur, apalagi tidak ada batu penahan tepi jalan.
“Dulu jalan itu berlumpur sebelum dikerjakan, nah sekarang kalau pakai tanah putih ya sama saja tetap akan berlumpur,”ujar sumber.
Warga sekitar kata dia, tercatat sudah bertemu Lurah Babau serta Camat Kupang Timur untuk mencari solusi tetapi warga tetap pada pendirian menolak. Warga menginginkan agar pelaksana mengganti meterial dengan pasir baru (Sirtu).
Sementara itu, Lurah Babau Willy Djami dan Camat Kupang Timur Khris Lubalu belum dapat dikonfirmasi. Lurah Babau Willy Djami yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp mengaku sedang rapat dan akan segera menghubungi kembali bila sudah selesai rapat.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












