Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Penetapan Pemenang Tender Jalan Silu – Fatuleu Diduga Kuat Sarat KKN

kabar-independen.com
IMG 20220811 WA0001

Ia mengatakan, penetapan perusahaan yang menduduki rangking tujuh sebagai pemenang tersebut mengindikasikan bahwa lelang proyek jalan Silu-Fatuleu sarat KKN.

“Berarti bisa kita duga bahwa proyek ini ada kolusi”, ungkapnya.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin produk anda tampil disini? Klik Disini!!!

Ia juga mengatakan, indikasi KKN sudah terjadi sejak proses perencanaan proyek jalan Silu-Fatuleu tersebut. Pasalnya, salah satu syarat kualifikasi yang diminta Pokja Pemilihan dalam dokumen lelang adalah perusahan peserta lelang harus memiliki dokumen kualifikasi dukungan alat stone crusher.

Baca Juga :  Peletakan Batu Pertama Gereja Pelangi Kasih Sulamu, Bupati Kupang Ingatkan Jemaat Jaga Kekompakan

Syarat kualifikasi ini, menurutnya sungguh mengada-ada. Sebab tidak sesuai dengan spesifikasi pekerja jalan Silu-Fatuleu.

Harusnya, menurut Diskon, dokumen kualifikasi stone crusher tidak perlu diminta karena pekerjaan jalan Silu-Fatuleu termasuk kualifikasi biasa. Sesuai ketentuan, lanjutnya, Pokja Pemilihan tidak boleh meminta syarat-syarat yang memberatkan perusahaan peserta lelang.

“Adanya syarat stone crusher ini jelas mengindikasikan bahwa proyek jalan Silu-Fatuleu ini sudah diarahkan kepada perusahaan tertentu. Proyek ini sudah dikawal perusahaan (yang memiliki) stone cruhser sejak perencanaan”, tandasnya.

Selain itu, menurut Dikson, alasan menggugurkan penawaran CV Karya Expres adalah karena menurut Pokja Pemilihan, perusahaanya itu tidak meng-upload dokumen kualifikasi. Padahal file dokumen kualifikasi tentang bukti kepemilikan alat CV Karya Expres jelas ter-upload dalam server Pokja Pemilihan.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com

+ Gabung