Arthur Ximenes menambahkan, ini adalah upaya pencegahan stunting terbaik yang dapat di lakukan oleh pemerintahan nya ialah dengan turut pro aktif dalam mengawasi proses penimbangan berat badan setiap bulan.
“Kalau saat Posyandu ada anak anak yang berusia 0-23 bulan mempunyai ciri ciri kurang Gizi akan kami tangani dengan PMT,menjadi fokus kami sesuai anggaran dana desa,sampai benar benar anak anak tersebut tidak lagi kurang gizi dan fokus kami tertuju pada anak anak lain,”Tegasnya.
Arthur Ximenes menambahkan, program orang tua asuh yang di terapkan oleh pemerintah Kabupaten Kupang kepada 177 desa/kelurahan dalam proses percepatan penurunan stunting ini baik adanya, namun khusus untuk Desa Manusak yang tidak memiliki anak kategori stunting masih tetap ikuti petunjuk pemerintah dalam proses pencegahan stunting berjalan sendiri di tunjang oleh dana desa dan terus berkomunikasi dengan pihak Puskesmas Naibonat agar ada perhatian alokasi dana dari dinas terkait.
“Bagi saya,ini adalah anak anak kami,yang harus kami urus dan jaga tumbuh kembang mereka. Bagi saya mencegah lebih baik daripada mengobati,”Ujar Arthur Ximenes. (Him).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












