Oelamasi, KI – Sekitar 239 Kepala Keluarga korban badai Seroja yang berakibat terjadinya patahan tanah di Desa Oesena menggelar doa bersama di lokasi hunian baru.
Doa bersama difasilitasi oleh Pemerintah Desa Oesena, turut hadir pula 5 Ketua Majelis Gereja yang berada di Desa Oesena.
Ketua BPD Oesena Ismael Rini, Senin (15/11/2021) mengatakan, pasca Seroja pada bulan April yang lalu warga korban Seroja juga melakukan doa bersama dikantor Desa Oesena.
Untuk kali ini dilakukan dilokasi yang telah ditunjuk oleh Pemerintah merelokasi semua korban, hal inienjadi sejarah baru bagi warga, berdoa diatas lokasi baru.
Sebagai wakil masyarakat, dirinya minta Pemerintah Desa terus berjuang hingga warga mendapatkan sertifikat hak milik memngingat lokasi baru ini sebelumnya masuk dalam peta kawasan hutan.
Kepala Desa Oesena Nelson Boymau mengatakan, korban Seroja Desa Oesena sebanyak 239 KK menggelar doa bersama yang pimpin 5 Ketua Majleis Gereja di Oesena.
Kegiatan serupa pernah dilakukan bulan April lalu untuk mendoakan agar proses untuk merelokasi korban dapat berjalan lancar. Seiring Berjalannya waktu, semua proses berjalan dengan baik.
Lokasi seluas 4,8 hektar yang awalnya merupakan kawasan hutan telah pula diberikan surat keputusan untuk menggunakan lahan oleh Gubernur NTT.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












