Dalam kesempatan tersebut, Kepala UPT Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Wilayah Malaka, Clara M. F. Bano mengungkapkan telah melakukan beberapa strategi peningkatan pendapatan, seperti Samsat Pasar, Apel Kendaraan Dinas dan DTD.
“Pada kesempatan ini, kami juga meminta kepada Jasa Raharja, untuk bisa membantu dengan melakukan pengobatan gratis, misalnya disela-sela kegiatan penagihan pajak,” pungkas Clara Bano.
Hal senada juga diungkapkan Direktur RSUPP Betun, dr. Carolina, atas kerjasama yang telah terjalin dengan sangat baik antara PT. Jasa Raharja Cabang NTT dan RSUD Betun selama ini.
“Kami akan berusaha lebih maksimal guna mencapai target tagihan Over Booking (OB) agar kurang dari 14 hari setelah pasien keluar dari rumah sakit, karena hal tersebut juga akan memberikan impact positif bagi pendapatan rumah sakit itu sendiri,” ungkap dr. Carolina.
Diakui dr. Carolina dengan pembayaran klain biaya perawatan langsung ke rekening rumah sakit, memang sangat membantu pasien, karena tidak perlu lagi pasien mengeluarkan biaya pribadi dan tentunya meringankan beban pasien dan keluarga selama proses rawatan dan penyembuhan di Rumah Sakit. (*)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












