Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Gedung SMPN 13 Fatuleu Tidak Layak, Ruang Kelas Berlantai Tanah, Kalau Rapat di Bawah Pohon

kabar-independen.com
PhotoCollage 1668689826404

Sebagai pendidik yang tugas utamanya mendidik generasi bangsa, dirinya selalu bersemangat mengajar walau segala fasilitas sangat terbatas. Ia sangat yakin akan ada pihak yang mengulurkan tangan membantu segala fasilitas di sekolah ini kelak dikemudian hari.

Ningsih Marlince Bessie guru bidang studi agama Kristen protestan, salah seorang honorer PPPK mengatakan dirinya menjadi pendidik di SMPN 13 Fatuleu sejak sekolah ini didirikan tahun 2018.

“Gedung sekolah kami tidak sama seperti sekolah lainnya,”ucapnya.

Screenshot 2022 1117 211610
Salah seorang guru yang mengabdi sejak pertama kali SMPN 13 Fatuleu didirikan.

Ia mengaku dengan kondisi dinding sekolah yang berlubang, sering terjadi saat ia sedang mengajar ada saja ulah siswa yang keluar ruang kelas melalui lubang di dinding atau saat turun hujan kondisi kelas basah lantaran air hujan masuk melalui lubang – lubang dinding dan atap sekolah yang bocor.

Semua guru merasa was-was ketika terjadi angin kencang, sebab dengan kondisi gedung darurat yang semuanya terbuat dari kayu akan sangat mudah diterbangkan angin puting beliung.

Baca Juga :  Satu Tekad dalam Kemandirian, Jemaat GMIT Amanau Tablolong Letakkan Batu Pertama Gedung Serbaguna di HUT ke-23

“Kami mohon pemerintah bisa memperhatikan kami di SMPN 13 Fatuleu ini,”ujarnya berharap. (Jessy)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com

+ Gabung