Kristo menepis keras tuduhan bahwa dirinya terlibat dalam penunjukan suplayer bahan baku. Ia menegaskan tidak pernah mencampuri urusan dapur di 28 titik SPPG yang tersebar di Kabupaten Kupang.
“Saya mempersilakan pihak manapun untuk mengecek langsung ke lapangan. Saya tidak berurusan dengan pengadaan barang. Silakan cek sendiri,” imbuhnya.
Kristo juga menyatakan keinginannya untuk bertemu langsung dengan pihak yang menyebarkan isu tersebut guna transparansi informasi. Ia berharap masyarakat aktif berkomunikasi jika menemukan kejanggalan agar program MBG tetap berjalan tepat sasaran untuk pemenuhan gizi siswa. (Tim/Sumber : AtlasNews)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












