Mereka terpaksa menghirup polusi udara dan merasakan kebisingan sejak awal pabrik ini beroperasi. Warga bahkan telah melaporkan kondisi yang dialami ke Pemerintah Desa Penfui Timur namun hingga saat ini tidak ada kejelasan.
Asap hitam dan debu juga mencemari tampungan air bersih milik warga, setiap hari kerap menghirup polusi dari pabrik itu. Bekas asap dan debu menempel dalam rumah, tempat tidur dan bahkan menempel pada makanan di atas meja makan. (Jessy)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












