Oelamasi, KI – Tumpang tindih penerima bantuan, ada warga yang begitu istimewa menerima bantuan berkali – kali, sementara disisi lain ada warga yang hidupnya begitu prihatin malah terlupakan.
Kondisi demikian terjadi di Desa Soba Kecamatan Amarasi Barat Kabupaten Kupang – NTT. Pemerintah Desa dinilai terlalu mengistimewakan warga tertentu sementara warga lain hanya sebagai penonton.
Seperti yang dialami Felpina Siki (78 tahun) Warga Dusun I Desa Soba. Walaupun berstatus sebagai janda, tinggal sendiri, korban bencana Seroja pula, namun hal ini luput dari pengamatan pemerintah desa.
Beberapa orang warga yang ditemui, Sabtu (07/08/2021) di Desa Soba mengatakan, bantuan berupa rumah layak huni, listrik gratis, WC sehat serta bantuan lain selalu diberikan kepada orang tertentu.
Ada orang tertentu kata masyarakat, mendapat bantuan berkali – kali sehingga ada pula yang mubazir. Begitu pula soal kriteria penerima yang terkesan dimanipulasi, warga yang sering menerima bantuan berkali – kali itu ternyata keluarga dekat kepala desa.
Masyarakat mengisahkan, Felpina Siki (78 tahun) adalah seorang janda, hidup sendiri dalam rumah dengan kondisi yang memprihatinkan, namun tidak pernah dilirik oleh pemerintah desa untuk diberikan bantuan rumah layak huni atau WC sehat.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












