Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Bupati Kupang Resmikan Program Air Bersih Sehat Yang Digagas Yayasan Way Mitra Indonesia

kabar-independen.com
Reporter : Noken Editor: Redaksi
IMG 20250808 WA0004

Oelamasi, KI – Bupati Kupang Resmikan program air bersih sehat di Desa Pakubaun, Kecamatan Amarasi Timur yang digagas oleh Yayasan Way Mitra Indonesia, Kamis (07/08) pagi bertempat di UPTD SMPN 4 Amarasi Timur.

Bupati Kupang Yosef Lede bahkan secara menkonsumsi langsung dari kran air, ini menunjukan bahwa program ini menghadirkan sistem distribusi air bersih yang aman dan bersih.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin produk anda tampil disini? Klik Disini!!!

Bupati Kupang Yosef Lede dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Yayasan Way Mitra Indonesia melalui pembangunan program air minum aman di Desa Pakubaun, sehingga dapat membantu persoalan kekurangan air bersih.

Baca Juga :  Satgas Yonif 743/PSY Bersama Seluruh Elemen Masyarakat Mengibarkan Bendera Merah Putih di Puncak Jaya Papua

Fasilitas air bersih yang terbangun kata Bupati Kupang, akan dapat memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, seraya berharap agar fasilitas yang ada dapat dirawat dengan baik termasuk soal pengelolaan air secara adil untuk kepentingan masyarakat.

Bupati Kupang bahkan meminta Kepala Desa Pakubaun, agar dianggarkan biaya pemeliharaan fasilitas air ini tiap tahun. Selain itu, dianggarkan juga menggunakan dana desa, dengan menetapkan satu orang petugas khusus, yang dipercaya dapat mendistribusi air secara merata dan adil ke masyarakat, dan tentu menjaga pemeliharaan alat.

Baca Juga :  Satgas Yonif 743/PSY Bersama Seluruh Elemen Masyarakat Mengibarkan Bendera Merah Putih di Puncak Jaya Papua

“Kepada petugas itu diberikan insentif per bulan, sehingga benar-benar bertanggungjawab terhadap fasilitas yang ada. Sebab kalau pakai sistem bayar iuran, warga susah mau kasih. Contoh kalau di patok setiap Kepala Keluarga bayar iuran 10 ribu per bulan, jangan sampai ada yang protes pemakaian sedikit, nilainya sama besar dengan mereka yang pemakaian banyak. Bapak-bapak itu ada kala beli rokok puluhan ribu bisa, tapi iuran untuk kebutuhan dasar misalkan bayar iuran air, susah untuk kasih. Padahal beli rokok sama dengan beli kematian, yang jelas-jelas merusak diri badan, “ungkap Bupati Kupang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com

+ Gabung