Banjir yang menggenangi rumah warga kata dia, merupakan banjir kiriman dari hulu sungai Noelbiboko yang menjadi lokasi eksplorasi tambang galian c oleh pengusaha.
Kepala Dusun IV Desa Pariti Hery Manu melalui panggilan telepon menjelaskan, sekitar 12 Kepala Keluarga warganya menjadi korban dimana rumahnya tergenang banjir.
“Kejadian demikian sudah sering kami alami, kami sudah pernah sampaikan kepada pemerintah daerah tetapi sampai saat ini belum ada perhatian dari pemerintah Kabupaten Kupang,”tandasnya.
Dirinya berharap pemerintah segera memberikan perhatian dan aksi nyata dengan normalisasi sungai Noelbiboko sehingga warganya jangan menjadi korban setiap kali musim hujan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












