Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Ada Praktek Pungli di Pantai Panmuti Desa Noelbaki, Pengunjung Resah

kabar-independen.com
IMG 20220321 145715

Oelmaasi, KI – Pengunjung pantai Panmuti Desa Noelbaki Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang – NTT dibuat resah akibat adanya praktek pungutan liar oleh oknum masyarakat setempat.

Sejumlah pengunjung Pantai Panmuti yang ditemui, Minggu (20/03/2022) di Panmuti mengaku resah dan kecewa dengan pungutan liar oleh sejumlah oknum itu.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin produk anda tampil disini? Klik Disini!!!

Pengunjung yang menggunakan kendaraan bermotor roda dua maupun roda empat diwajibkan membayar Rp.5000 setiap kali masuk ke pantai tersebut

Baca Juga :  Optimalkan Potensi Bahari,  Bupati Kupang Sambut Baik Program LAUTRA dari KKP RI

Anehnya pengunjung tidak diberikan bukti berupa karcis masuk. Pungutan liar terjadi setiap hari Sabtu dan Minggu.

“Ini hari saja mereka mungkin dapat uang satu juta rupiah, kami datang gunakan lima motor,”Ungkap Salah seorang pengunjung asal Kota Kupang, Minggu (20/03/2022).

Pantauan media, aksi pungli dilakukan oleh tiga oknum laki – laki paruh baya tepatnya sekitar 200 meter sebelum Pantai Panmuti.

Ketika ditanya apakah pungutan ini dari pihak Desa Noelbaki atau Pemerintah Kabupaten Kupang, oknum laki – laki paruh baya yang bertugas menagih uang kepada pengunjung mengatakan pungutan bukan dari pihak desa atau lainnya.

Baca Juga :  Perkuat Pembangunan Daerah, Bupati Yosef Lede Lepas 250 Mahasiswa KKN Undana ke 24 Kecamatan

Oknum laki – laki paruh baya itu mengatakan, jalan menuju lokasi Pantai Panmuti melewati tanah miliknya sehingga dia berhak meminta uang kepada pengunjung.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com

+ Gabung