Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Petani Desa Oebelo Mengeluh Soal ini, Pemerintah Kabupaten Kupang Masih Diam.

kabar-independen.com
Reporter : Semi Pello Editor: Redaksi
IMG 20240321 WA0012
Kondisi Bendungan di Desa Oebelo makin rusak. Foto : Semi Pello

Oelamasi, KI – Sejumlah petani di Desa Oebelo Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang-NTT, mengeluh soal rusaknya bendungan di lokasi persawahan sudah rusak parah sejak tiga tahun lalu.

Pada tahun ini, kondisi bendungan semakin parah tergerus banjir beberapa waktu lalu, jika tidak segera dilakukan perbaikan, petani mengalami gagal panen.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin produk anda tampil disini? Klik Disini!!!

Nikson Mooy kepada media ini, Kamis (21/03/2024) mengatakan, kondisi bendungan seperti sekarang yang nyaris putus terutama pada saluran primer hingga air banyak terbuang bukan melalui saluran sekunder.

Baca Juga :  Pantau TKA dan Revitalisasi Sekolah, Bupati Yosef Lede Dorong SMPN 1 Kupang Tengah Jadi Sekolah Unggulan

“hanya sebagian air yang mengalir melalui saluran tetapi sebagian air mengalir ketempat yang tidak semestinya akibat bendungan rusak, kami sebagai petani merasa was-was,”ujar Nikson Mooy.

Oleh karena itu, dirinya minta Pemerintah Kabupaten Kupang tidak tinggal diam, mesti ada tindakan nyata mengantisipasi terjadinya gagal panen.

Hal senada juga diungkapkan oleh Artasas Gabriel petani lainnya juga berharap agar Pemerintah Kabupaten maupun Desa segera mengambil tindakan memperbaiki kerusakan yang terjadi.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com

+ Gabung