Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pasien RSUD Naibonat Diperlakukan Tidak Etis, Waket DPRD Minta Bupati Evaluasi

kabar-independen.com
IMG 20240105 WA0006

Oelamasi, KI – Seorang pasien RSUD Naibonat asal Kecamatan Sulamu diduga kuat diperlakukan dengan tidak etis oleh staf yang bertugas di Instansi Gawat Darurat (IGD), Jumat (05/01/2024).

Selain tidak memperoleh pelayanan darurat lantaran pasien dan keluarganya tidak memiliki uang untuk membayar, pasien dan keluarganya mendapatkan perlakuan tidak terpuji oleh petugas medis di IGD RSUD Naibonat.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin produk anda tampil disini? Klik Disini!!!

“Mereka tidak mau layani kami, suruh kami bayar dulu baru dilayani, mereka juga marah-marah pada kami,”ungkap seorang kerabat pasien yang setia menunggu di RSUD Naibonat.

Baca Juga :  Upacara Harkitnas ke-118 di Kabupaten Kupang, Sekda : Momentum Jaga Tunas Bangsa

Keluarga pasien kemudian memberitahukan tindakan tidak etis yang dialaminya kepada Wakil Ketua DPRD Johanis Mase melalui sambungan telepon dan kemudian mendatangi IGD RSUD Naibonat.

Johanis Mase Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kupang kepada awak media di halaman IGD RSUD Naibonat meluapkan kekesalannya terhadap buruknya pelayanan di rumah sakit milik Pemkab Kupang itu yang lebih mengutamakan uang dibandingkan dengan nyawa pasien.

“Saya dilaporkan oleh keluarga pasien karena pasien sudah tidak sasaran diri. Keluarga ini tidak memiliki biaya dan saya siap bertanggung jawab. Namun pelayanan kesehatan yang dilakukan oleh para staf dan tenaga medis di RSUD Naibonat ini sungguh buruk. Karena mereka lebih mengutamakan pembayaran daripada keselamatan pasien,”Ujarnya kesal.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com

+ Gabung