Oelamasi, KI – Seorang pasien RSUD Naibonat asal Kecamatan Sulamu diduga kuat diperlakukan dengan tidak etis oleh staf yang bertugas di Instansi Gawat Darurat (IGD), Jumat (05/01/2024).
Selain tidak memperoleh pelayanan darurat lantaran pasien dan keluarganya tidak memiliki uang untuk membayar, pasien dan keluarganya mendapatkan perlakuan tidak terpuji oleh petugas medis di IGD RSUD Naibonat.
“Mereka tidak mau layani kami, suruh kami bayar dulu baru dilayani, mereka juga marah-marah pada kami,”ungkap seorang kerabat pasien yang setia menunggu di RSUD Naibonat.
Keluarga pasien kemudian memberitahukan tindakan tidak etis yang dialaminya kepada Wakil Ketua DPRD Johanis Mase melalui sambungan telepon dan kemudian mendatangi IGD RSUD Naibonat.
Johanis Mase Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kupang kepada awak media di halaman IGD RSUD Naibonat meluapkan kekesalannya terhadap buruknya pelayanan di rumah sakit milik Pemkab Kupang itu yang lebih mengutamakan uang dibandingkan dengan nyawa pasien.
“Saya dilaporkan oleh keluarga pasien karena pasien sudah tidak sasaran diri. Keluarga ini tidak memiliki biaya dan saya siap bertanggung jawab. Namun pelayanan kesehatan yang dilakukan oleh para staf dan tenaga medis di RSUD Naibonat ini sungguh buruk. Karena mereka lebih mengutamakan pembayaran daripada keselamatan pasien,”Ujarnya kesal.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












