Oelamasi, KI – Beberapa orang petani dan peternak di Kabupaten Kupang telah menggunakan pupuk organik BIOS 44 DC. Mereka yang menggunakan pupuk ini telah merasakan manfaat serta perbedaan hasil produksi jika dibandingkan dengan pupuk kimia.
Berikut ini kesaksian petani dan peternak di Kabupaten Kupang-NTT yang telah menggunakan pupuk organik BIOS 44 DC.
Pendeta Emeritus Yunus Polly menggunakan pupuk organik BIOS 44 DC lima hari usai menabur benih padi. Hal yang sama digunakannya setelah usia benih 10 hari.

Hasilnya terlihat jelas sangat berbeda ketika masih menggunakan pupuk subsidi. Ketiga menggunakan pupuk organik ini ternyata pertumbuhan benih diakuinya tumbuh lebih cepat dari biasanya, lebih tinggi dan lebih segar. Petani di Dusun Dendeng Desa Noelbaki Kecamatan Kupang Tengah ini menggunakan 20 liter pupuk organik BIOS 44 DC dilahan miliknya seluas 40 are.
Hasilnya, dari lahan seluas 40 are mampu menghasilkan 1,6 ton gabah kering. Selain hasil panen padanya berlipat ganda, dari sisi rasa beras juga berbeda dengan beras dengan aplikasi pupuk kimia. Beras dari pupuk organik BIOS 44 DC rasanya lebih gurih, lebih enak dan bisa bertahan Dua hari tidak basi.
Petani lainnya yakni Marthen Taopan yang juga menggunakan pupuk organik BIOS 44 DC mengakui hal yang sama.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












