Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Kesaksian Petani Usai Gunakan Pupuk Organik Bios 44 DC

kabar-independen.com
IMG 20231214 224936

Oelamasi, KI – Beberapa orang petani dan peternak di Kabupaten Kupang telah menggunakan pupuk organik BIOS 44 DC. Mereka yang menggunakan pupuk ini telah merasakan manfaat serta perbedaan hasil produksi jika dibandingkan dengan pupuk kimia.

Berikut ini kesaksian petani dan peternak di Kabupaten Kupang-NTT yang telah menggunakan pupuk organik BIOS 44 DC.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin produk anda tampil disini? Klik Disini!!!

Pendeta Emeritus Yunus Polly menggunakan pupuk organik BIOS 44 DC lima hari usai menabur benih padi. Hal yang sama digunakannya setelah usia benih 10 hari.

Baca Juga :  Satu Tekad dalam Kemandirian, Jemaat GMIT Amanau Tablolong Letakkan Batu Pertama Gedung Serbaguna di HUT ke-23

Hasilnya terlihat jelas sangat berbeda ketika masih menggunakan pupuk subsidi. Ketiga menggunakan pupuk organik ini ternyata pertumbuhan benih diakuinya tumbuh lebih cepat dari biasanya, lebih tinggi dan lebih segar. Petani di Dusun Dendeng Desa Noelbaki Kecamatan Kupang Tengah ini menggunakan 20 liter pupuk organik BIOS 44 DC dilahan miliknya seluas 40 are.

Hasilnya, dari lahan seluas 40 are mampu menghasilkan 1,6 ton gabah kering. Selain hasil panen padanya berlipat ganda, dari sisi rasa beras juga berbeda dengan beras dengan aplikasi pupuk kimia. Beras dari pupuk organik BIOS 44 DC rasanya lebih gurih, lebih enak dan bisa bertahan Dua hari tidak basi.

Baca Juga :  Perkuat Sinergi Bangun Keluarga, Aurum Titu Eki Lantik Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Kupang

Petani lainnya yakni Marthen Taopan yang juga menggunakan pupuk organik BIOS 44 DC mengakui hal yang sama.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com

+ Gabung