Oelamasi, KI – Dua kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) terjadi diwilayah Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupatrn Kupang – NTT.
Walau demikian, Puskesmas Tarus terkesan masih cuek, hingga kini belum ada tindakan yang dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit.
Nelson Lay, kakek kandung dari 2 orang Balita penderita DB, Minggu (28/03/2021) via panggilan telepon menyayangkan sikap Puskesmas Tarus yang belum mengambil langkah apapun.
Kata Nelson Lay, dua orang cucunya mengalami DBD pada pekan kemarin dan sudah dilaporkan juga ke Puskesmas Tarus. Ia berharap pihak Puskesmas Tarus segera mungkin melakukan pengasapan atau fogging untuk mengendalikan faktor penyebab DBD.
Penyakit DBD kata dia, juga merupakan salah satu jenis penyakit berbahaya sehingga diperlukan penanganan cepat sehingga jentik – jantik nyamuk tidak menyebar.
Kepala Puskesmas Tarus, Marsela Masneno, A.md.Kep yang dikonfirmasi via pesan WhatsApp, Minggu (28/03/2021) mengatakan, setelah melakukan pemeriksaan di puskesmas, pasien langsung dirujuk ke RS. Kartini.
Dari Puskesmas Tarus sudah turun ke lokasi dan melakukan Penyelidikan Epidemiologi dirumah dan sekitar rumah termasuk dirumah tetangga tapi tidak ditemukan jentik nyamuk. Hal ini juga Sudah dilaporkan ke dinas kesehatan Kabupaten Kupang.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












