Bila dipercaya oleh masyarakat memimpin TTS, dirinya akan mengembangkan sektor tertentu secara profesional sehingga menjadi ikon Kabupaten TTS.
Sektor-sektor yang ingin dikembangkannya antara lain peningkatan SDM, pengembangan wisata rohani, peternakan, perkebunan dan pertanian lahan kering dan tanaman jagung merupakan komoditi yang sangat mungkin dikembangan secara besar-besaran.
Masyarakat di TTS secara alamiah sudah memahami sektor peternakan, perkebunan dan pertanian yang menjadi sumber pendapatan utama di sana, tinggal bagaimana pemerintah memberikan sentuhan lain guna menyempurnakannya.
“Orang di TTS kalau mau buat pesta beli binatang dari luar, ini sesuatu yang lucu. Masalah kecil ini kadang luput dari perhatian, kita terlalu berpikir terlalu jauh dan akhirnya tidak mampu menjangkau masyarakat,”bebernya.
Berbicara tentang peningkatan SDM TTS, dirinya berasal dari pelosok di Amanatun yang sudah barang tentu dipandang sebelah mata. Bahwa orang TTS memiliki keunggulan baik secara fisik maupun intelektual, buktinya selama dua periode dirinya dipercaya mengemban tugas berat sebagai Ketua Harian Pertina Jawa Timur.
Bukti lainnya bahwa putra – putri TTS banyak yang lolos seleksi masuk sekolah perwira TNI. Beberapa orang yang lolos itu berani datang dan bertarung di Jawa Timur kemudian lolos, artinya orang TTS mampu bersaing secara akademik dengan peserta dari daerah lain diluar NTT. (Jessy)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












