“Yang kita cari dalam hidup itu semua untuk anak-anak kita. Jangan salah membina anak jika tidak ingin menerima dosa. Kita juga harus bisa mendidik anak-anak menjadi anak yang baik dan sopan”, tegasnya.
Wabup Kupang menegaskan kepada Camat, Pemerintah Desa, Puskesmas, para guru dan orang tua untuk fokus membentuk karakter anak, memperhatikan potensi, pendidikan serta kesehatan anak. Juga tidak kalah penting yakni jauhkan anak dari segala bentuk kekerasan.
“Kita tugas melayani, mari kita melayani sesuai dengan tupoksi masing-masing,”Pesan Wabup Kupang.
Ketua Panitia Costan Bait dalam laporannya mengatakan, kegiatan itu merupakan momentum istimewa yang ditetapkan sesuai amanat keputusan Presiden RI nomor 44 Tahun 1984 pada tanggal 23 Juli untuk dijadikan sebagai tonggak dalam memberikan pemahaman bahwa anak-anak merupakan Generasi Penerus cita-cita perjuangan bangsa dan merupakan calon pemimpin masa depan bangsa dan negara sehingga perlu dijaga, dilayani, dilindungi, bahwa dipenuhi segala kebutuhan mereka.
Dirinya berharap agar kegiatan peringatan hari Anak Nasional tahun 2022 tingkat desa Oesusu ini merupakan suatu komitmen bersama baik dari pemerintah, lembaga kemasyarakatan, masyarakat khususnya anak-anak sebagai wujud pelaksanaan deklarasi desa oesusu layak anak sehingga hak-hak anak di. Indonesia terkhusus di desa Oesusu bisa terpenuhi dan terlayani.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












