Pada kesempatan itu pula Srikandi senayan asal NTT tersebut menyoroti kinerja Anggota Dewan Kabupaten yang terkesan diam dengan nasib Guru honorer. Menurutnya apa yang telah susah payah di perjuangkan harus di dukung oleh anggota dewan Kabupaten Kupang dengan terus mendesak Pemerintah segera mengangkat guru honorer yang telah lulus Passing grade dan membuka Formasi.
“Kenapa dewan kabupaten diam? Kalo ada wakil bapa mama diam soal honorer, saat di butuhkan suara Bapa mama juga harus diam,” Tegasnya.
Anita menegaskan untuk memanggil KPK agar dapat mengaudit penggunaan Dana Alokasi Umum peruntukan PPPK namun di salah gunakan tanpa ada kejelasan penggunaan uang dari Pemkab Kupang
Beberapa orang tua wali murid yang di beri kesempatan berbicara langsung pada dialog tersebut, memberikan apresiasi yang luar biasa atas upaya yang telah di lakukan Anita Gah dalam memperjuangkan dana Aspirasi masyarakat untuk kemaslahatan orang banyak dan dengan tegas menyatakan dukungan pada nya. Ada pula harapan orang tua murid agar Rumah Aspirasi Rakyat bisa hadir di wilayah Lili. (*)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












