Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Kisah Seorang Guru Honorer, Abdikan Diri Bagi Penyandang Disabilitas

kabar-independen.com
IMG 20210304 WA0018

InShot 20210303 003727189

Selain belajar membaca dan menulis, BRSPDRW Efata Naibonat juga memberi pelatihan ketrampilan produktif sesuai minat dan bakat. Jenis ketrampilan yang diajarkan seperti salon kecantikan, meubeler dan menjahit juga diberi modal usaha.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin produk anda tampil disini? Klik Disini!!!

Ia mengisahkan, pada tahun 2019 dirinya ditunjuk oleh Dinas Pemuda dan Olahraga NTT sebagai penerjemah bahasa isyarat mendampingi para atlet difabel se-NTT mengikuti Olimpiade Paralimpic di Jakarta.

Baca Juga :  Pantau TKA dan Revitalisasi Sekolah, Bupati Yosef Lede Dorong SMPN 1 Kupang Tengah Jadi Sekolah Unggulan

Menjadi sebuah kebanggaan saat itu karena kontingen NTT masuk peringkat 10 besar se-Indonesia dengan memboyong 8 medali emas, 6 medali perak dan 7 medali perunggu, semuanya dari cabang atletik.(Leon)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com

+ Gabung