Dalam pengamatannya selama ini, Anita Gah menyadari bahwa jumlah Sekolah dasar di Kabupaten Kupang sebanyak 360 lebih sekolah ada yang tidak mempunyai gedung perpustakaan.
“Bagaimana kita mau naikan minat baca anak anak kalau gedung perpustakaan di satuan pendidikan itu tidak ada. Kalau pun ada,itu darurat karna menggunakan ruang kelas atau ruang kepala sekolah.Lalu buku bacaan bermutu untuk anak anak juga tidak tersedia,”Ujarnya.
Lebih lanjut anggota komisi X DPR RI Fraksi Demokrat itu menyoroti peran Pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan mutu, kapasitas guru dan kepala sekolah sebagai kunci peningkatan literasi dengan dukungan penuh dari para orang tua wali murid.
Pemerintah daerah juga menurutnya harus memanfaatkan kebijakan anggaran untuk membangun fasilitas perpustakaan yang sesuai standar,dan layak.
“Anggaran sebesar 725 miliar yang tersedia untuk se-indonesia akan saya perjuangkan jika di dukung oleh pemerintah daerah melalui penyerapan aspirasi sebab saya adalah wakil rakyat. Dana tersebut untuk menyediakan perpustakaan layak bagi anak anak dalam tingkatkan minat baca,”Terangnya.
Ia menambahkan jika dalam peningkatan literasi di satuan pendidikan juga di bantu dengan adanya Dana Bos .Dengan alokasi 9% dari dana BOS di setiap sekolah harus di gunakan untuk menyediakan buku bacaan yang bermutu juga untuk membangun fasilitas perpustakaan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












