Bangsa Indonesia kata dia, kini menghadapi banyak tantangan baik yang datangnya dari luar negeri maupun tantangan dari dalam negeri yang menjadi pergumulan bangsa.
Tantangan dari luar negeri sebutnya, inflasi Rusia ke Ukraina yang membawa dampak resesi ekonomi global. Tantangan dari dalam negeri, masih banyak orang miskin, korupsi kian merajalela, terjadi ketidakadilan dalam masyarakat serta penegakan hukum yang masih timpang dimana hukum lebih tajam kebawah tetapi tumpul keatas.
“Kasus maling ayam, pelakunya dihukum berat sementara koruptor hanya diberikan hukuman ringan, banyak ketidakadilan terus terjadi kepada masyarakat. Dimanakah 4 pilar kebangsaan,”tandasnya.
Ia mengingatkan, masyarakat tidak boleh terpecah belah, Indonesia memiliki 4 pilar kebangsaan sebagai fondasi kokoh. Sosialisasi harus terus lakukan agar perjalanan kehidupan bangsa berjalan sesuai aturan hukum yang berlaku. Sebagai warga negara memiliki tugas dan tanggungjawab dalam kehidupan berbangsa dan bernegara menjaga keutuhan NKRI.
Ketua Majelis Jemaat GMIT Ebenhezer Talaka Pendeta Rosita Dethan- Bofe, S.Th dalam sambutannya mengatakan, sosialisasi tentang 4 pilar kebangsaan merupakan sesuatu yang penting.
Sosialisasi untuk memberi kesadaran kepada masyarakat sekaligus mengingatkan tentang nilai-nilai fundamental yang terkandung dalam 4 pilar kebangsaan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












