Wilayah NTT ungkapnya terdapat banyak kegiatan pacuan kuda tetapi terbanyak masih diikuti kuda – kuda tradisional dengan Joko cilik tanpa body protector, tanpa helm, tanpa sepatu dan tanpa pelana.
Dirinya terus mendorong pengurus PORDASI NTT untuk terus mengembangkan olahraga berkuda, tidak kalah penting yaitu memperhatikan keamanan para joki.
Kegiatan olahraga berkuda dapat dikemas oleh Pengurus PORDASI NTT menjadi lebih profesional sehingga menarik minat wisatawan berkunjung. Pacuan kuda dapat dikemas seperti dalam sport industri, sport science dan Sport Tourism.
Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soe mengatakan pemerintah mendorong pengembangan potensi wilayah. Olahraga salah satunya bertujuan meningkatkan ekonomi.
Dia menjelaskan pacuan kuda sebagai sport tourism sejalan dengan upaya pemerintah NTT meningkatan pendapatan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata.
Pelantikan Pengurus PORDASI NTT periode 2021 – 2025 di Kupang turut dihadiri oleh Anggota DPR RI, Julie Sutrisno Laiskodat, Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marsiano Norman dan Wakil Ketua Pordasi, Edy Sutyanto, Komandan Lanudal Kupang Letkol Laut (E) Nasrul Azhanudin. (Jessy)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












