Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pacuan Kuda Tradisional Jadi Potensi Pengembangan Sport Tourism

kabar-independen.com
IMG 20220210 200249 scaled

Wilayah NTT ungkapnya terdapat banyak kegiatan pacuan kuda tetapi terbanyak masih diikuti kuda – kuda tradisional dengan Joko cilik tanpa body protector, tanpa helm, tanpa sepatu dan tanpa pelana.

Dirinya terus mendorong pengurus PORDASI NTT untuk terus mengembangkan olahraga berkuda, tidak kalah penting yaitu memperhatikan keamanan para joki.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin produk anda tampil disini? Klik Disini!!!

Kegiatan olahraga berkuda dapat dikemas oleh Pengurus PORDASI NTT menjadi lebih profesional sehingga menarik minat wisatawan berkunjung. Pacuan kuda dapat dikemas seperti dalam sport industri, sport science dan Sport Tourism.

Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soe mengatakan pemerintah mendorong pengembangan potensi wilayah. Olahraga salah satunya bertujuan meningkatkan ekonomi.

Dia menjelaskan pacuan kuda sebagai sport tourism sejalan dengan upaya pemerintah NTT meningkatan pendapatan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata.

Pelantikan Pengurus PORDASI NTT periode 2021 – 2025 di Kupang turut dihadiri oleh Anggota DPR RI, Julie Sutrisno Laiskodat, Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marsiano Norman dan Wakil Ketua Pordasi, Edy Sutyanto, Komandan Lanudal Kupang Letkol Laut (E) Nasrul Azhanudin. (Jessy)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com

+ Gabung