
Sementara itu, Bupati Malaka Dr. Simon Nahak SH, MH dalam sambutannya mengatakan, Kejurda Tinju yang digelar Pemkab Malaka merupakan pertama kali sepanjang sejarah Kabupaten termuda di pulau Timor ini.
“Karena itu saya katakan, hentikan diskusi dan omong-omong banyak, tapi mari berbuat, kalau hanya diskusi itu hasilnya argumentasi,”Kata Bupati Malaka.
Ia berharap seluruh wasit, hakim dan atlet tetap memegang teguh sumpah yang diikrarkan, berlaku adil dan sportif sebagaimana nafas olahraga tinju yang merupakan salah satu cabang olahraga yang terkenal sangat sportif. Kepada seluruh atlet, Bupati Malaka berpesan junjung tinggi nilai-nilai sportifitas serta menghormati setiap lawan.
“Saya pesan, habis diatas ring jangan buat ring ilegal, jadi kalau sudah menang diatas ring tidak usah sombong kalah juga begitu tidak usah kecewa tapi harus evaluasi diri, berlatih lagi, belajar lagi. Mari kita sama-sama jaga Malaka, jaga NTT dan juga jaga NKRI,”ujarnya.
Bupati Malaka juga berpesan kepada seluruh pelatih agar menghargai setiap keputusan dari para wasit dan hakim. Wasit juga harus bertindak adil sesuai dengan sumpah, wasit harus netral.
Kegiatan yang baik ini ungkap Bupati Malaka, jangan hanya berakhir di Malaka tetapi mesti harus dilaksanakan pula diberbagai daerah, kalau dapat juga digelar pertandingan tinju profesional di bumi Flobamorata. Hal ini menjadi tugas berat pengurus Pengprov PERTINA NTT bersama jajarannya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












